KORANMAKASSAR.COM — Fatmawati Rusdi telah turun lapangan memulai sosialisasi sebagai calon wakil wali kota menghadapi Pilwalkot Makassar 2020. Salah satu kelompok masyarakat yang menjadi fokusnya adalah kalangan ibu-ibu alias emak-emak.
Fatmawati mengatakan, emak-emak bisa menjadi salah satu kunci efektif dalam memenangkan kontestasi. Ibu Titi–sapaan akrabnya–lalu memberikan analogi bahwa di dalam keluarga peran emak-emak begitu krusial.
“Oh iya, tentu. Itu pasti. Emak-emak itu paling berpengaruh di keluarga, loh. Jadi kenapa enggak. Kalau emaknya bilang pilih ini, terus bapaknya tidak mau, wah bahaya, bisa tidak dimasakin, loh,” ucap Fatmawati dengan nada bergurau.

Sabtu (1/8/2020), mantan Anggota DPR RI itu hadir dalam penyembelihan hewan dan bagi-bagi daging kurban DPD NasDem Makassar di Jalan AP Pettarani, Makassar. Pada kesempatan ini, Fatmawati mendapat sambutan hangat, tidak terkecuali dari kalangan emak-emak.
Beberapa kali warga meneriakkan ADAMA saat Fatmawati membawakan sambutan. ADAMA adalah jargon Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi pada Pilwalkot Makassar 2020. Merupakan akronim dari Danny-Fatma, yang berarti “saya sudah ada”.
baca juga : Fatmawati Rusdi Hadiri Bagi-bagi Kurban DPD NasDem Makassar
Fatmawati mengamini bahwa sebagai satu-satunya perempuan yang maju bertarung pada Pilwalkot Makassar akan membawa pengaruh besar. Fatma yakin betul bahwa kekuatan perempuan akan menjadi jembatan kukuh untuk menghadapi kontestasi.
“Tentu ada nilai plusnya, dong, sebagai satu-satunya kandidat perempuan. Tentunya the power of emak-emak sangat luar biasa,” ucap sosok kelahiran Kota Parepare, Sulawesi Selatan, ini. (*)

