Groundbreaking Mal Ratu Indah, Wali Kota Makassar: Tonggak Baru Investasi dan Kebangkitan Ekonomi

Ia menilai pengembangan kawasan seluas sekitar 3 hektare ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kalla Group sebagai pihak yang terus berkontribusi dalam mendorong investasi di Kota Makassar.

Dari sisi capaian, realisasi investasi Kota Makassar sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp5,29 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp3,82 triliun atau tumbuh sekitar 38,48 persen.

Investasi tersebut didominasi sektor perumahan, kawasan industri, perkantoran, perdagangan, serta transportasi dan telekomunikasi.

Baca Juga : Buka Raker KORMI 2026, Wali Kota Makassar Tegaskan: Bukan Seremonial, Fokus Program Nyata dan Event di 15 Kecamatan

Menurut Appi, tren ini menunjukkan bahwa pengembangan kawasan mixed-use seperti Mal Ratu Indah sangat relevan dengan arah pertumbuhan investasi di Makassar.

Ia juga menegaskan bahwa investasi yang masuk telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan puluhan ribu tenaga kerja terserap sepanjang tahun 2025.

“Proyek ini bukan hanya menghadirkan ruang ekonomi baru, tetapi juga menjadi simbol modernisasi kota yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pengembangan kawasan ini juga menjadi bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar MULIA (Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

Pemerintah berharap proyek ini tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata ruang kota, sehingga mampu menjadi ikon baru Makassar yang berdaya saing global. (*)

Komentar