KORANMAKASSAR.COM — Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Makassar, Rusmayani Majid mengatakan bahwa bukan cuman angan angan belaka atau proyeksi saja, namun benar benar terjadi jika macet berkurang dan kebersihan semakin di per indah di kota Makassar. Maka pariwisata Kota Makassar makin ramai dikunjungi wisatawan.
“Jika hal itu terjadi tahun 2020 kunjungan pariwisata mancanegara maupun domestik akan bakal meningkat dengan mengupayakan promosi dan lebih banyak menjual destinasi kita yang berada di kota Makassar”, ujarnya saat dikonfirmasi, selasa (17/12/19).

Terkait realisasi anggaran diserap ia menyebutkan sekitar Rp 181,4 millyiar dan tahun anggaran 2020 mengalami penurunan menurut Rusmayani Majid , karena di sebabkan di tiadakannya event-event tahunan yang selama ini di gelar oleh Disparekraf.
“Yah selain pengurangan anggaran kita juga sudah tidak menggelar event-event tahunan lagi.Begitu juga kerjasama dengan pihak media sesuai keputusan PJ Walikota semua kerjasama menjadi wewenang Humas di Balaikota Makassar dan bukan menjadi tanggung jawab masing-masing SKPD lagi,” ujarnya lagi.
Rusmayani menyebutkan anggaran untuk tahun 2020 diperuntukkan untuk promosi,perbaikan destinasi,ekonomi kreatif dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Untuk perbaikan destinasi 2020 nantinya kami sementara akan melakukan evaluasi dan perencanaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat yang bermukim disekitar tempat tersebut,” jelasnya.
baca juga ; Bahas Pengembangan Pariwisata, Presiden Tekankan Konektivitas hingga Kebersihan Kawasan Wisata
Kadis pariwisata dan ekonomi kota Makassar pun berharap di tahun 2020 semua pihak bisa mengerti.
“Kesan saya 2019 ini cukup bersyukur semua event dapat di laksanakan dan terialisasi dengan baik, dimana semakin banyak event organizer semakin banyak bertumbuh di kota Makassar tugas kita hanya memberikan support kepada pihak swasta berupa kemudahan izin hanya saja tidak berupa dana atau anggaran”, pungkasnya. (Dhany)

