Kementan Turun Tangan, 5.000 Hektare Sawah di Pinrang Diselamatkan dari Serangan Hama

PINRANG, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah pusat melalui Direktorat Pestisida Kementerian Pertanian RI bergerak cepat mengamankan produksi pangan nasional dengan menggelar Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) secara serentak di Kabupaten Pinrang, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini menyasar sekitar 5.000 hektare lahan pertanian yang tersebar di enam kecamatan. Selain aksi pengendalian di lapangan, turut dilakukan penyerahan bantuan sarana pengendalian hama kepada Dinas Pertanian setempat.

Direktur Pestisida Kementan RI, Nelson Metubun, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut.

Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah petani dalam menghadapi ancaman serangan hama, khususnya penggerek batang yang saat ini menyerang wilayah Pinrang.

Baca Juga : Diserang Hama dan Cuaca Ekstrem, Hasil Panen Padi di Pinrang Anjlok Drastis

“Kami hadir untuk membimbing, mendampingi, sekaligus memberikan bantuan nyata kepada petani. Menindaklanjuti laporan serangan hama, kami langsung melakukan langkah mitigasi cepat dengan menyalurkan 1.900 liter pestisida,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kementan juga menyiapkan tambahan 3.100 liter pestisida guna memperluas cakupan pengendalian agar lebih efektif dan berkelanjutan.

“Dengan gerakan serentak ini, kami berharap serangan hama dapat segera ditekan sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap ancaman gagal panen,” tambah Nelson.

Baca Juga : Satu Tahun Irwan–Sudirman Pimpin Pinrang, Deretan Prestasi dan Program Nyata Mulai Dirasakan Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy, mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menjaga produktivitas pertanian tetap optimal.

Gerakan pengendalian ini diharapkan mampu menekan populasi hama penggerek batang secara signifikan, sekaligus memberikan rasa aman bagi petani dalam mengelola lahan hingga masa panen. (*)

Komentar