MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Upaya penguatan kesadaran Hak Asasi Manusia (HAM) di kalangan pelaku usaha terus digalakkan.
Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Selatan bekerja sama dengan PLUT KUMKM Sulawesi Selatan menyelenggarakan Workshop Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelaku Usaha yang berlangsung di Aula PLUT KUMKM Sulsel, Senin (27/4).
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan pelaku UMKM binaan PLUT KUMKM Sulsel dari berbagai wilayah di Kota Makassar.
Workshop ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus diskusi bagi pelaku usaha untuk memahami pentingnya penerapan prinsip HAM dalam aktivitas bisnis, khususnya di tengah pesatnya transformasi digital.
Baca Juga : Menang Telak di Munas VII, Bahrul Ulum Nahkodai ABDSI dan Siap Akselerasi UMKM Naik Kelas
Acara dibuka oleh Plt. Kepala PLUT KUMKM Sulsel, Luqi Ubaidi Azis Halim. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas HAM merupakan kebutuhan mendasar bagi pelaku usaha saat ini.
Menurutnya, perkembangan zaman dan teknologi menuntut pelaku UMKM tidak hanya fokus pada peningkatan skala usaha (naik kelas), tetapi juga bertanggung jawab terhadap etika bisnis serta pemenuhan hak ketenagakerjaan.
“Pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perubahan, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Etika dan perlindungan hak pekerja menjadi fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Kanwil Kementerian HAM Sulsel, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Idawati Parapak, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca Juga : Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Akses Pasar
Ia menilai kolaborasi antara Kanwil Kementerian HAM dan PLUT KUMKM Sulsel merupakan langkah strategis dalam memperluas pemahaman HAM di sektor usaha.
“Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendorong agenda-agenda pemerintah, khususnya dalam penguatan nilai-nilai HAM di dunia usaha,” ungkapnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber Dr. Bachtiar Baso, MM, yang merupakan Konsultan Bidang Kelembagaan PLUT. Dalam pemaparannya, ia mengangkat tema perlindungan pekerja dan konsumen dalam transformasi bisnis berbasis teknologi.
Ia menekankan pentingnya etika digital serta kepatuhan terhadap hak ketenagakerjaan sebagai kunci bagi UMKM untuk berkembang secara sehat dan berkelanjutan.


Komentar