ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Enrekang bekerja sama PKK kab. Enrekang mengadakan sosialisasi Gerakan Masyarakat Makan Ikan yang disingkat “Gemarikan” yang diikuti sekitar 100 orang yang terdiri dari Ibu hamil dan anak anak di Desa Bone Bone, Rabu 7 Juli 2021 lalu.
Bertempat di aula sekolah SD di dusun Pondekesan kegiatan Gemarikan dihadiri juga oleh anggota DPR RI Mitra Fakhruddin MB, Kapolres dan Camat Baraka beserta beberapa OPD terkait seperti Bappeda, Dispopar, Diknas dll.
Dalam sambutannya Kadis Peternakan dan Pertanian Arsil Bagenda mengatakan Gemarikan bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi ikan terlebih pada ibu hamil dan anak-anak sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya stunting.

“Ikan mengandung banyak Gizi seperti protein dan vitamin yang sangat dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan gizi untuk Ibu hamil dan anak-anak”ucapnya
Ia berharap melalui kegiatan ini timbul kelompok budidaya ikan dimasyarakat
“Harapanya selain pencegahan stunting juga timbul kelompok budidaya ikan dimasyarakat”, ucapnya
Sementara itu Kapolres Enrekang AKBP Andi Sanjaya mengatakan melalui bhabinkamtibmasnya akan mendukung dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mensosialisasikan kegiatan hari ini
“Melalui bhabinkamtibmas kami akan bantu beri pemahaman kemasyarakat, untuk meningkatkan imunitas dalam tubuh kita membutuhkan suplay makanan yang bergizi dan sehat seperti ikan” ucapnya.
baca juga : Sukseskan Vaksinasi dan PPKM Mikro, Kapolres Enrekang Gandeng Pimpinan Ormas, LSM dan Mahasiswa
Sedangkan ketua TP-PKK kab Enrekang Hj. Johra MB berharap melalui kegiatan ini ibu dapat mengontrol makanan apa yang akan dikonsumsi oleh anaknya
“Saya berharap khususnya ibu ibu dalam pola asuhnya tidak memberikan makanan Instant ke anak anaknya dan membiasakan untuk memakan makanan bergizi seperti ikan” ucapnya
Selain Sosialisasi kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembagian bantuan bibit Ikan nila 5.100 ekor dan ikan mas 6.800 kepada 2 kelompok pembudidaya ikan (pokda) dan vaksinasi hewan seperti sapi 27 ekor dan anjing 7 ekor. (FK)

