Reses di Maros, Sejumlah Petani Dukung Komitmen Andi Amar Ma’ruf Sulaiman Berantas Korupsi Alsintan

MAROS, KORANMAKASSAR.COM – Politisi muda Partai Gerindra, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, melaksanakan reses di Warung Makan Tepina Sawah, Kelurahan Maccini Baji, Lingkungan Belang-Belang, Kabupaten Maros, Rabu (8/1/2025).

Acara ini berlangsung meriah dengan kehadiran Kapolres Maros, Danramil Kecamatan Lau, serta relawan Tim AAS se-Kabupaten Maros. Antusiasme masyarakat terlihat dari diskusi yang hidup dan penuh kehangatan.

Menurut Andi Ilham Najamuddin, Koordinator Kabupaten (Korkab) AAS Maros, reses ini menunjukkan komitmen Andi Amar dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat.

“Reses ini adalah bukti bahwa beliau mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait isu hukum, ekonomi, dan sosial,” jelasnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang peserta bernama Aziz mengungkapkan keprihatinannya atas dugaan penjualan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang diberikan pemerintah.

“Kami mendengar ada permintaan mahar dari oknum tertentu untuk mendapatkan Alsintan. Bagaimana langkah yang akan diambil Bapak Andi Amar?” tanya Aziz dengan penuh harap.

Andi Amar menjawab dengan tegas, menyatakan bahwa perilaku seperti ini tidak bisa dibiarkan. “Jika ada oknum di Dinas Pertanian yang bermain dengan bantuan Alsintan atau meminta mahar, saya akan memberikan atensi khusus. Tindakan seperti ini harus dihentikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kelompok tani harus berani melaporkan praktik semacam ini melalui Korkab untuk ditindaklanjuti.

“Kami sangat berharap Pak Andi Amar bisa menyelesaikan masalah ini karena kelompok tani benar-benar dirugikan,” kata Aziz, salah seorang petani yang hadir. Hal ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap peran Andi Amar dalam memberantas korupsi di sektor pertanian.

Sementara itu, salah seorang perwakilan kelompok tani lainnya, Syarifuddin, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diusulkan Andi Amar. “Kami siap mendukung penuh agar bantuan Alsintan dapat diterima tanpa hambatan. Ini penting untuk kemajuan pertanian di Maros,” katanya.

baca juga : FKMI Gelar Unras Desak Kejati Usut Dugaan Kasus Korupsi di Bank Sulselbar

Sebagai penutup, Andi Amar menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya petani. “Saya tidak akan berhenti sampai praktik-praktik seperti ini dihentikan. Aspirasi masyarakat adalah prioritas saya,” ujarnya penuh semangat.

Reses ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Andi Amar dengan masyarakat Maros. Harapan besar kini tertuju pada tindak lanjut nyata yang akan dilakukan demi memastikan kesejahteraan petani dan pemberantasan korupsi di daerah ini. (Aziz)