Sambut Ramadhan, Lapas Kelas IIA Parepare Bagikan Paket Perlengkapan Mandi untuk 571 WBP

PAREPARE, KORANMAKASSAR.COM – Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare menggelar kegiatan pembagian perlengkapan mandi kepada 571 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan para warga binaan selama menjalankan ibadah puasa.

Pembagian dilakukan secara tertib melalui perwakilan masing-masing kamar untuk memastikan seluruh WBP menerima perlengkapan secara merata.

Baca Juga : Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Karutan Makassar Hadiri Panen Raya di Lapas Kelas I

Setiap paket berisi pasta gigi, sikat gigi, sampo, sabun mandi, deterjen, serta satu buah gayung untuk setiap kamar hunian.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan diri dan lingkungan hunian warga binaan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, kebersihan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari nilai-nilai keimanan yang harus dijaga.

“Di bulan suci Ramadhan ini, kami ingin memastikan seluruh warga binaan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kebersihan bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga bagian dari nilai spiritual yang perlu dirawat,” ujarnya.

Selain mendukung kesehatan, pembagian perlengkapan mandi ini juga bertujuan menciptakan suasana hunian yang bersih dan nyaman di dalam lapas.

Pemenuhan kebutuhan dasar WBP menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan program pembinaan.

Baca Juga : Lapas Parepare Ikuti Apel Bersama Kemenimipas Tahun 2026 Secara Virtual

Salah satu perwakilan warga binaan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam menjaga kebersihan selama Ramadhan dan membuat warga binaan merasa diperhatikan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Parepare menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan aspek kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan WBP sebagai bagian dari pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. (Sis)