Satu Tahun Irwan–Sudirman Pimpin Pinrang, Deretan Prestasi dan Program Nyata Mulai Dirasakan Warga

PINRANG, KORANMAKASSAR.COM — Satu tahun kepemimpinan Bupati Pinrang Irwan Hamid bersama Wakil Bupati Sudirman Bungi menunjukkan berbagai capaian positif di berbagai sektor pembangunan.

Beragam program yang dijalankan kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Pinrang.

Keberhasilan tersebut tidak hanya tampak dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang ditandai dengan sejumlah penghargaan di tingkat nasional dan provinsi.

Kabupaten Pinrang tercatat meraih peringkat 18 nasional dalam kategori menuju kabupaten bersih sebagai bagian dari penghargaan Adipura.

Selain itu, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) juga berhasil dipertahankan selama 13 kali berturut-turut sejak 2012.

Baca Juga : HMI Pinrang Soroti Transparansi PPJU, Banyak Jalan Gelap Dipertanyakan

Sejumlah prestasi lain turut diraih, seperti juara 2 penggunaan kartu kredit pemerintah, juara 3 e-commerce partisipatif, kategori pratama Universal Health Coverage, penghargaan Swasti Saba Wiwerda sebagai Kabupaten Sehat, hingga capaian menuju wilayah bebas korupsi.

Dari sisi ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan tren peningkatan signifikan sepanjang 2025. Pendapatan dari pajak daerah mencapai lebih dari Rp85 miliar, retribusi daerah Rp123 miliar, pengelolaan kekayaan daerah Rp11,2 miliar, serta pendapatan sah lainnya sebesar Rp812 juta.

Peningkatan ini diharapkan mampu menopang pembangunan yang lebih luas dan merata.
Komitmen mendukung program nasional juga ditunjukkan melalui pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis dengan 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang telah beroperasi.

Selain itu, pembentukan Koperasi Merah Putih dan rintisan Sekolah Rakyat di Kecamatan Patampanua menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai daerah penyangga pangan nasional, sektor pertanian menjadi prioritas utama. Berbagai pembangunan dilakukan, seperti peningkatan jaringan irigasi usaha tani sepanjang 3.745 meter, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 12.061 meter, rehabilitasi saluran irigasi desa, normalisasi saluran pembuang, pembangunan jembatan, hingga optimalisasi lahan rawa seluas 7.484 hektare.

Baca Juga : PSI Sulsel Kukuhkan Pengurus di Pinrang, Bidik Kemenangan Eksekutif dan Legislatif 2029

Di sektor infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 56,552 kilometer turut meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

Sektor perikanan dan perkebunan juga mendapat perhatian melalui pembangunan jalan tambak, perbaikan saluran tambak, serta pembangunan jalan produksi perkebunan guna meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir dan petani.

Pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi pertanian seperti traktor, irigasi air tanah, dan combine harvester, serta dukungan bagi kelompok tani dan pelaku usaha sebagai upaya meningkatkan hasil produksi dan efisiensi kerja.

Di bidang pendidikan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah terus dilakukan, mulai dari unit PAUD, ruang kelas baru, perpustakaan, hingga sarana penunjang lainnya, demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak.

Komentar