“Separah itukah nasib seorang hamba Tuhan,” tanyanya kemudian.
“Hidup kita diantara dua panggilan, bermula panggilan sebagai hamba dan budak Kristus kemudian kita disebutnya Sahabat, dan Dia tahu bahwa tidak mudah kita melewatinya,” tambahnya.
baca juga : Usung Tema Be The Best, GSJA Sulselbatra Gelar Rapat Daerah
Dijelaskannya pula bahwa upah kita di bumi ini, adalah tahu bahwa ternyata kita yang memilih, tetapi kita terpilih dan dipilih menjadi sahabat Tuhan yang mengetahui rahasia-rahasia Tuhan.
Kita ditebus untuk dijadikan sahabat dan Ia menaruh sukacita sukacita-Nya di dalam kita, sehingga kita bukan sekedar hamba tapi budak Kristus, yang pada akhirnya budak dan sahabat-sahabat-Nya akan bergembira.
Akhir kegiatan dari seluruh rangkaian Radar BPD GSJA Sulselbatra sebagai acara penutup adalah kegiatan ibadah yang diisi dengan acara perjamuan kudus yang dipimpin lagsung oleh Ketua Umum, Pdt. Budi Setiawan, M.Th.

