LUWU UTARA, KORANMAKASSAR.COM — Temu Karya Karang Taruna (TKKT) Kabupaten Luwu Utara yang digelar di Hotel Bukit Indah, Masamba, berlangsung lancar dan sukses. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi kepemudaan dalam memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Acara TKKT secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, S.IP., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk kembali turun ke desa, mengingat Karang Taruna lahir dan tumbuh dari desa.
Wabup juga menekankan pentingnya kreativitas pemuda dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Karang Taruna harus hadir di tengah masyarakat desa. Pemuda harus lebih kreatif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan sosial,” ujar Jumail.
Sementara itu, Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir, menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepengurusan Karang Taruna di Sulsel.
Ia menyebut kepengurusan yang sah dan memiliki legalitas adalah yang mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Nasional, yakni di bawah kepemimpinan Harmansyah.
“Tidak ada dualisme. Kepengurusan yang sah adalah yang memiliki SK dari pusat. Jangan terganggu dengan isu-isu seperti itu, teruslah berbuat dan berkarya demi kemajuan Luwu Utara,” tegas Zulkifli.
TKKT Luwu Utara diikuti oleh peserta yang terdiri dari perwakilan 15 kecamatan, 2 pengurus demisioner Karang Taruna Luwu Utara, serta 2 pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui forum TKKT ini, secara aklamasi menetapkan Muh. Husein sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Luwu Utara periode 2025–2030.
Usai terpilih, Muh. Husein menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Baca Juga : Karang Taruna Mariso Kawal Pemilihan RT Serentak, Utamakan Persatuan dan Gotong Royong
“Alhamdulillah, TKKT berjalan dengan baik. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memilih kami secara aklamasi. Insya Allah amanah ini akan kami emban sepenuh hati,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus Karang Taruna Luwu Utara, mulai dari tingkat kabupaten, 15 kecamatan, hingga 173 desa dan kelurahan untuk bersama-sama menjaga solidaritas dan loyalitas, serta bersinergi membantu pemerintah daerah.
“Mari kita bersama membawa Luwu Utara menjadi lebih baik dan lebih maju ke depan,” pungkasnya. (*)

