Tim Labfor Polda Sulsel Olah TKP Kebakaran di SMP Negeri 2 dan SMK PGRI Enrekang

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – Atas perintah langsung Kapolres Enrekang, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., personel Polres Enrekang ikut mendampingi Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulawesi Selatan dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang menimpa SMP Negeri 2 Enrekang dan SMK PGRI Enrekang.

Tim Labfor yang berjumlah tiga orang dipimpin oleh Kasubbid Fiskom Bidang Labfor Polda Sulsel, AKBP Wiji Purnomo, S.T., M.H. turut didampingi KBO SatReskrim Ipda Irwanto, Kanit I Tipidum Polres Enrekang Ipda Sumantri S., S.H., M.H., dan Aiptu Sahirun. Pada Rabu (13/8/2025), mereka melakukan olah TKP mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WITA.

“Tim Bidlabfor Polda Sulsel bersama dua anggota melakukan olah TKP dengan pengamatan langsung lokasi, pengambilan sampel abu dan arang, serta pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi,” jelas AKBP Wiji Purnomo kepada wartawan di lokasi kejadian.

Meski demikian, AKBP Wiji menyampaikan bahwa proses olah TKP belum tuntas dan penyelidikan masih berlanjut. “Kami belum selesai melakukan olah TKP. Insyaallah penyelidikan akan kami lanjutkan,” ujarnya.

Kebakaran terjadi pada Selasa (12/7/2025) dini hari di kawasan pendidikan Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang. Api berkobar sekitar pukul 03.00 WITA dan dengan cepat menghanguskan satu unit mess milik SMP Negeri 2 Enrekang serta membakar tiga ruang kelas di lantai dua SMK PGRI Enrekang. Kerusakan di SMK meliputi jendela, pintu, plafon, dan atap ruang kelas.

Baca Juga : Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara Polri T.A. 2025

Akibat insiden ini, dua orang mengalami luka bakar, yakni Ahmad Daeng Gading (52), petugas keamanan SMPN 2 Enrekang yang mengalami luka bakar di lengan kiri, serta Daeng Bollo, seorang ibu rumah tangga penghuni mess tersebut.

Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp500 juta. Sampel yang telah dikumpulkan akan dianalisis untuk menentukan sumber api dan penyebab pasti kebakaran. Penyelidikan masih terus dilakukan oleh Tim Bidlabfor Polda Sulsel, dipimpin AKBP Wiji Purnomo bersama Brigpol Samsul Bahri dan Bripda Nurhidayat.(ZF)