Untuk tahun ini pihaknya kembali membentuk 2 kampung iklim masing-masing berada di desa Tongke-Tongke Sinjai Timur dan Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat.
“Tim dari Kementerian sudah melakukan penilaian bulan lalu di lapangan, kita sisa menunggu hasilnya, mudah-mudahan kita bisa kembali meraih penghargaan, ” jelasnya.
Ke depan tambah Andi Sinar, pihaknya menargetkan mendapat penghargaan yang lebih tinggi dari apa yang diperoleh saat ini, yakni Kategori Lestari.
baca juga : Di Bawah Kendali Bupati ASA, Peningkatan Infrastruktur Jalan Dirasakan Manfaatnya Masyarakat Sinjai
Terkait hal ini, Bupati Andi Seto Asapa (ASA) menuturkan bahwa Proklim menjadi upaya yang nyata dalam upaya pengurangan pemanasan global. Dengan keterlibatan masyarakat menjaga iklim, maka bumi akan semakin terjaga.
“Proklim ini memberikan dampak yang sangat luas untuk menjaga lingkungan kita menjadi lebih baik. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan seperti melakukan penanaman pohon, tidak membuang sampah sembarangan dan kegiatan lain,” kata ASA.
Ia menghimbau agar desa-desa lainnya untuk membentuk Proklim dengan dukungan dan pembinaan semua pihak termasuk peran aktif masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi.
Yudha – Humas Kominfo Sinjai

