Menurutnya, setiap generasi memiliki pola kepemimpinan yang unik, dan perpaduan pengalaman generasi senior dengan semangat generasi muda akan memperkuat strategi membangun masyarakat yang adil.
“Pola kepemimpinan setiap generasi harus bisa diwariskan dan diadaptasi lintas generasi. Transformasinya harus berjalan baik, dari pola konvensional menuju pola modern dan digitalisasi, agar hukum tidak ketinggalan zaman,” kata Munafri.
Di akhir sesi, Munafri menutup dengan pesan yang menginspirasi. “Pemimpin adalah pembaca masa depan yang berani bertindak. Pastikan kesempatan ini tidak disia-siakan, karena kalian adalah pemenang yang berhasil masuk ke Fakultas Hukum Unhas,” pungkasnya.(*)

