Wali Kota Makassar Tolak Mobil Dinas Baru 2026, Anggaran Dialihkan untuk Pendidikan dan Infrastruktur

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan tidak akan ada pengadaan kendaraan dinas baru di lingkup Pemerintah Kota Makassar sepanjang tahun 2026.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran sekaligus komitmen memprioritaskan kebutuhan masyarakat.

Munafri memilih tetap menggunakan kendaraan dinas lama pengadaan 2023, termasuk mobil listrik Hyundai Ioniq 5 untuk aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : Makassar–Finlandia Jajaki Kerja Sama Infrastruktur Cerdas hingga Pendidikan dan Listrik Kepulauan

“Tidak ada pengadaan mobil dinas baru. Kendaraan yang ada masih sangat memadai untuk operasional,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, anggaran yang sebelumnya berpotensi digunakan untuk pengadaan atau sewa kendaraan dialihkan ke program yang lebih berdampak langsung, seperti pendidikan, perbaikan infrastruktur hingga ke lorong permukiman, serta kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik dinilai lebih efisien karena menghemat biaya bahan bakar dan tetap didukung fasilitas perawatan di Makassar.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tekankan Keselamatan dan Skill Nelayan, Diklat Pelayaran Jadi Bekal Wajib

Munafri menilai, dengan kondisi kendaraan yang masih layak pakai dan karakter wilayah yang tidak ekstrem, pengadaan mobil dinas baru bukan menjadi prioritas.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan arah belanja daerah yang lebih berpihak pada kepentingan publik, dibandingkan peningkatan fasilitas pejabat.

Ia pun memastikan, kebijakan ini berlaku untuk seluruh jajaran, termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga kepala dinas di tahun 2026. (*)

Komentar