TAKALAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan melaksanakan Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi dan Tebus Bersama Tahun 2025, Selasa (24/6/25).
Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap petani dan upaya mewujudkan swasembada pangan.
Pemerintah daerah menargetkan para petani untuk melakukan 3 kali panen dalam 1 tahun, sehingga kebutuhan pupuk menjadi perhatian penting.
Baca Juga : Bupati Serahkan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029, Komitmen Membangun Takalar untuk Kesejahteraan Masyarakat
Manager Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadani, menjelaskan bahwa alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Takalar ditambah 26% dari tahun lalu, menjadi 29 ribu ton.
Namun, dari alokasi tersebut, serapannya baru mencapai 9200 ton atau sekitar 31%. Pupuk Indonesia berharap agar para petani, gapoktan, dan kelompok tani dapat lebih mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi ini.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan rembuk tani dan pengundian doorprize untuk para petani. (*)

