Ribuan Peserta Siap Ramaikan “Camp Pemuda Pesona Bahagia” di Pantai Kassi Bumbung Jeneponto

JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Ribuan masyarakat dipastikan akan memadati kegiatan Camp Pemuda “Pesona Bahagia Pantai Kassi Bumbung” yang digelar akhir pekan ini di Pantai Kassi Bumbung, Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Jeneponto.

Kegiatan yang diinisiasi KNPI Jeneponto bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta Pemerintah Desa Bungeng ini diproyeksikan menjadi salah satu momentum kebersamaan terbesar pada tahun 2025.

Ketua panitia, Hasan Walinono, menyampaikan bahwa semangat kebersamaan dan kegembiraan akan kembali menyatu di kawasan Pantai Kassi Bumbung. Acara ini diperkirakan diikuti lebih dari 1.000 peserta, mulai dari ASN lingkup Pemkab Jeneponto, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga masyarakat umum.

Baca Juga : Ketua KNPI Jeneponto Ajak Pemuda Kobarkan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda ke-97

Pantai Kassi Bumbung yang berada tak jauh dari Pelabuhan Desa Bungeng akan menjadi pusat kemeriahan. Selain menikmati keindahan pantai, peserta juga akan mengikuti berbagai agenda yang dirancang sebagai ruang interaksi dan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Suasana akan semakin meriah dengan hadirnya sejumlah penampil, seperti vokalis Ashari Sitaba, Qanita, Anycrom, Sanggar Seni Kalimbaung, hingga stand up comedy yang siap menghibur peserta Camp Pemuda Pesona Bahagia.

Kepala Desa Bungeng, Nurul Maghfirah, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan telah mencapai hampir 100 persen. Ia optimistis kegiatan ini akan berjalan sukses berkat antusiasme masyarakat yang ikut berpartisipasi.

“Ini momen yang jarang terjadi. Semua perangkat desa dan masyarakat berkumpul bersama dalam suasana penuh semangat dan kebahagiaan,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga : Sinergi Pemerintah dan KNPI, Wakil Wali Kota Makassar Dukung Porseni 2025 sebagai Ajang Kreativitas Pemuda

Ketua KNPI Jeneponto, Muh Ruslan, berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi sarana mempererat semangat pengabdian dan kebersamaan antar pemuda dan masyarakat.

“Kita ingin menunjukkan bahwa pemuda itu solid, kompak, dan hadir untuk masyarakat. Ini simbol semangat pelayanan dan gotong royong,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Kita ingin menunjukkan bahwa Jeneponto tumbuh dengan energi positif, penuh semangat, dan rasa kekeluargaan.” (*)