Peredaran Sabu Menggila, Muncul Sejumlah Nama Bandar dan Oknum Aparat Polres Labuhanbatu yang Diduga Terlibat

LABUHAN BATU, KORANMAKASSAR.COM — Viralnya rekaman suara permintaan uang dari terduga kerabat Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Iwan Mashuri kepada seorang bandar narkoba jenis sabu setelah diunggah di akun medsos Tiktok, terus menjadi sorotan.

Adanya dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparat dari Polres Labuhanbatu khususnya dari Satresnarkoba pun turut menguat. Indikasi itu terlihat dengan marak dan masifnya peredaran dan di Labuhanbatu Raya khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu.

Jejak itu terendus setelah mencuat 4 nama bandar narkoba yang selama ini mendistribusikan barang terlarang itu di Labura dan Labuhanbatu dan Labura. Aksi mereka semakin mulus, disebut-sebut setelah dikawan langsung sejumlah oknum Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, termasuk diantaranya bepangkat perwira.

Berdasarkan hasil investigasi, selain mencuat nama empat orang bandar yang mengendalikan peredaran narkoba di Labuhanbatu, muncul pula nama empat nama oknum aparat polres setempat yang diduga mengkoordinir sekaligus pelindung peredaran barang haram itu, diantaranya :

baca juga : Diduga Marak Peredaran Narkoba di Lapas, AMPAK Desak Agar Segera Ditindak Tegas

Isak Botot, pemilik tempat hiburan malam Hans Clubs warga yang diketahui berdomisili di Jalan Bukit Hijau Permai l, Rantau Prapat. Aktivitas Isak Botot kabarnya dilindungi oleh oknum berinisial SU, salah seorang pimpinan tim di Satresnarkoba Polres Labuhanbatu.

Sedangkan jumlah sementara titik peredarannya terdeteksi di 7 titik di Kabupaten Labuhanbatu, antara lain di Jalan Nanas, Kelurahan Padang Bulan. Dua nama kakitangan merangkap pengedarnya yakni  Agus dan Dandy.

Untuk di Jalan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara. Diedarkan dua orang kaki tangan yakni Deny dan Idris. Untuk peredaran sabu di Jalan Padang Bulan TK Marhamah, terdeteksi nama Jigomg sebagai pengedarnya. Lalu, ada juga Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi yang dikendalikan dua pengedar yakni Bobby dan Babang. Sedangkan di Jalan Perlayuan, Kelurahan Pulo Padang,  dikendalilan dua pengedar yakni Kadeng dan Erik Keling.

Peredaran narkoba yang didistribusikan Isak Botot meluas hingga ke Pajak Hongkong yang dikendalikan seorang pengedar bernama Irwansyah atau IR. Ada juga Jalan Padi, Kelurahan Kartini, dengan pengedar bernama Bona.

Selanjutnya, untuk peredaran di Kecamatan Rantau Selatan, terdeteksi tersebar di tiga diantaranya di Jalan Iwan Maksum, Ujung Bandar, dengan pengedar bernama Niko. Lalu di Jalan Danau Bale, Kelurahan Sidorejo, dengan pengedar bernama Ipul. Terakhir di Jalan Nusa Kambangan Sigambal, dengan pengedarnya bernama Riski

Untuk di Kecamatan Bilah Hulu juga terdeteksi ada 3 titik penyebaran sabu antara lain di Jalan Pondok Ceblong Aek Nabara, dengan pengedar bernama Toni Aek Nabara. Di Jalan Aek Nabara, terendus nama seorang pengedar bernama Febri Manurung. Sedangkan di Jalan Siluang, dikendalikan pria bernama Solad.