KORANMAKASSAR.COM — Cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan badai kerap menimbulkan kekhawatiran. Selain melakukan ikhtiar lahiriah dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan, umat Islam diajarkan untuk memperkuat ikhtiar batin melalui doa, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dalam berbagai riwayat hadis sahih, Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa yang dibaca ketika menghadapi cuaca ekstrem, baik saat hujan turun deras maupun ketika angin bertiup kencang.
Doa-doa ini mencerminkan sikap tawakal, rendah hati, serta pengakuan bahwa seluruh fenomena alam berada dalam kekuasaan Allah SWT.
Doa Nabi SAW Ketika Hujan Lebat
Ketika hujan turun deras dan dikhawatirkan membawa mudarat, Rasulullah SAW berdoa:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami dan jangan di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di perbukitan, dataran tinggi, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga : Waktu-Waktu Doa yang Mustajab dalam Islam: Saat Terbaik Menghadap Allah
Doa ini menunjukkan bahwa Islam tidak menolak hujan sebagai rahmat, namun memohon agar hujan diturunkan dengan cara yang membawa kebaikan dan tidak mendatangkan bencana.
Doa Nabi SAW Ketika Angin Kencang
Saat angin bertiup kencang, Rasulullah SAW tidak mencela angin, tetapi memanjatkan doa:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada padanya, dan keburukan yang dibawanya.” (HR. Muslim)
Doa ini mengajarkan adab menghadapi fenomena alam dengan penuh kesadaran spiritual, tidak menyalahkan ciptaan Allah, melainkan memohon perlindungan dari dampak buruknya.
Doa Agar Hujan Menjadi Rahmat
Rasulullah SAW juga menganjurkan doa singkat saat hujan mulai turun:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
“Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat.” (HR. Bukhari)
Doa ini menegaskan bahwa hujan pada hakikatnya adalah rahmat, yang dapat membawa keberkahan apabila disertai doa dan sikap syukur.
Hikmah di Balik Doa Saat Cuaca Ekstrem
Doa-doa Nabi SAW saat cuaca ekstrem mengandung pesan mendalam bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan kekuasaan Allah SWT.
Baca Juga : Makna dan Keutamaan Surah Al-Ikhlas: Inti Tauhid dalam Empat Ayat
Umat Islam diajarkan untuk selalu menyeimbangkan antara usaha nyata menjaga keselamatan dengan doa dan tawakal kepada Allah.
Di tengah cuaca ekstrem yang kerap melanda berbagai daerah, memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar menjadi penguat iman sekaligus penenang hati. Dengan doa, umat diajak untuk menyadari bahwa setiap peristiwa alam adalah tanda kebesaran Allah, yang harus dihadapi dengan kesabaran, kewaspadaan, dan keimanan.
Semoga dengan mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW, umat Islam senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan keberkahan di tengah berbagai ujian alam. Aamiin. (*)

