Dari Balik Jeruji Menuju Pasar, Tempe, Roti, dan Keripik Karya Warga Binaan Rutan Medan Tembus Konsumen

MEDAN, KORANMAKASSAR.COM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan membuktikan bahwa pembinaan warga binaan tidak berhenti pada aspek perawatan dan pelayanan semata.

Melalui program pembinaan kemandirian yang dijalankan secara serius dan terukur, rutan ini mampu melahirkan berbagai produk pangan yang layak konsumsi dan bahkan telah menembus pasar.

Sejumlah produk hasil karya warga binaan seperti tempe, roti, dan keripik kini dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat.

Produksi tempe dan keripik turut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dapur Sehat Rutan Medan, serta beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Medan.

Baca Juga : Petugas Sigap, Rutan Kelas I Medan Gagalkan 6 Penyelundupan HP, Komitmen Zero Ponsel Dibuktikan

Sementara roti diproduksi untuk membantu penguatan sektor UMKM. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Kelas I Medan tidak sekadar formalitas, melainkan menghasilkan produk berkualitas, bernilai ekonomi, sekaligus berdampak sosial.

Dari sisi mutu dan keamanan pangan, produk tempe dan roti telah mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kota Medan serta izin edar dari BPOM.

Sertifikasi tersebut menjamin proses produksi memenuhi standar kebersihan, kehalalan, dan kelayakan konsumsi.

Seluruh kegiatan diawali dengan pelatihan keterampilan yang melibatkan tenaga profesional, mulai dari pengolahan tempe berbasis higienitas pangan, produksi dan pengemasan keripik, hingga pembuatan roti serta manajemen usaha dan kewirausahaan.

Pelatihan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Deli Serdang, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Sebagai pengakuan atas kompetensi yang diperoleh, warga binaan juga menerima sertifikat pelatihan resmi dari Dinas Ketenagakerjaan.

Baca Juga : Langkah Tegas Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumut, Napi Korupsi Dipindahkan dari Rutan Medan ke Nusakambangan

Sertifikat ini menjadi bekal penting saat mereka kembali ke masyarakat, baik untuk bekerja maupun merintis usaha sendiri.

Tak hanya itu, hasil penjualan produk juga memberikan premi dalam bentuk tabungan bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki modal awal untuk memulai kehidupan baru setelah masa pidana berakhir.

Melalui pembinaan yang terarah dan kolaboratif, Rutan Kelas I Medan berharap para warga binaan dapat bangkit menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Bagi masyarakat yang ingin memesan produk tempe, roti, dan keripik, dapat menghubungi RAGUSTA Bakery di 081-3311-3310. (*)