MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Melinda Aksa dan jajaran Pemerintah Kota Makassar menutup rangkaian Safari Ramadan 1447 H di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (18/3/2026).
Kunjungan ini menjadi penutup kegiatan Safari Ramadan yang telah berlangsung hampir satu bulan penuh, menyapa masyarakat di berbagai wilayah Kota Makassar, termasuk kawasan kepulauan.
Rombongan tiba sekitar pukul 17.20 WITA dan disambut antusias warga. Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kemudian dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Munafri menegaskan, penutupan Safari Ramadan di wilayah kepulauan menjadi simbol komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang merata hingga ke pulau-pulau.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Instruksikan Camat-Lurah Kawal Takbiran, Larang Konvoi dan Petasan
“Ini adalah Safari Ramadan terakhir yang kita laksanakan selama sebulan penuh, dan kita tutup di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kehadiran sejumlah kepala SKPD dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menutup rangkaian Safari Ramadan secara menyeluruh, sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.
Tak hanya silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan kepada warga. Pemerintah Kota Makassar bersama pihak swasta melalui program Bosowa Peduli menyalurkan paket pangan Ramadan, serta bantuan dari Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan.
“Kehadiran kami di Pulau Barrang Lompo menjadi simbol bahwa perhatian pemerintah tidak hanya di daratan, tetapi juga menjangkau wilayah kepulauan,” jelas Munafri.
Ia menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, mempererat silaturahmi, serta membangun ukhuwah.
“Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah bisa hadir, melihat langsung kondisi masyarakat, dan terus memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga,” tambahnya.
Baca Juga : Tarawih di Masjid Raya, Wali Kota Makassar Tegaskan Takbiran Boleh, Konvoi dan Petasan Dilarang
Munafri juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak dilihat dari besar kecilnya nilai, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Di akhir kegiatan, ia meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat pulau.
“Tidak ada alasan bagi camat dan lurah untuk tidak memberikan perhatian kepada warga di wilayah kepulauan. Kita ingin pelayanan benar-benar dirasakan hingga ke pulau-pulau,” tegasnya.
Safari Ramadan 2026 pun ditutup dengan penuh makna, memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat di wilayah kepulauan Kota Makassar. (*)


Komentar