Kapolri–Panglima TNI Pantau Kesiapan Malam Takbiran, Polres Enrekang Pastikan Pengamanan Maksimal

ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolri bersama Panglima TNI, jajaran menteri, serta kepala lembaga menggelar video conference (vicon) untuk memantau kesiapan posko pengamanan malam takbiran dan kondisi kamtibmas secara nasional.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 ini turut diikuti jajaran Polres Enrekang dari Pos Lalu Lintas (Pos Lantas) Polres Enrekang, Jumat (20/3/2026), sebagai upaya memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Lebaran.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto beserta jajaran, Dandim 1419 Enrekang Letkol Inf Henra Wijaya Kusuma, serta Ketua DPRD Enrekang.

Baca Juga : Sat Resnarkoba Polres Enrekang Bongkar Jaringan Narkotika di Tiga Lokasi, Empat Pelaku Diamankan

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas daerah.

Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan posko pengamanan di titik-titik strategis serta menyiagakan personel dengan standar optimal.

“Kami memastikan malam takbiran hingga perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar, dengan pengamanan yang maksimal serta pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri dalam arahannya melalui vicon menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dalam pelaksanaan pengamanan.

“Operasi Ketupat dan pengamanan malam takbiran menjadi prioritas. Seluruh jajaran di daerah diharapkan dapat bersinergi secara optimal agar masyarakat merasa aman saat merayakan Lebaran,” tegasnya.

Dandim 1419 Enrekang Letkol Inf Henra Wijaya Kusuma menambahkan bahwa sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah terus diperkuat guna menjaga situasi tetap kondusif.

“Selain kesiapan aparat, dukungan masyarakat juga sangat penting agar pengamanan berjalan efektif,” katanya.

Baca Juga : Polisi Tegaskan Penjemputan Saksi Kasus Penganiayaan WNA di Enrekang Bukan Penangkapan

Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga turut mengapresiasi langkah cepat dan terkoordinasi yang dilakukan aparat keamanan dalam menghadapi momentum Lebaran.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui pemantauan berbasis teknologi secara real time ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Enrekang dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta mendukung kelancaran tradisi malam takbiran di tengah masyarakat. (FungFi)

Komentar