GOWA, KORANMAKASSAR.COM — Buntut kejadian kesalahan pahaman antara anggota Kodim 1409/ Gowa dan Petugas SPBU 74 921 20 berininsial (NF) di Batang Kalukku, Rabu (10/3), Jl. Poros Kelurahan Batang Kalukku Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa berujung damai, Jum’at (12/3/2021).
Dugaan kejadian tersebut akibat kesalahan pahaman saat pengisian BBM sehingga menimbulkan spontanitas terduga melakukan sedikit mendorong petugas SPBU dengan tujuan bahwa yang bersangkutan memberitahukan sudah mengantri lama.
Pasca kejadian tersebut selanjutnya pihak terduga maupun dari Sdr. NF yang beralamat di BTN Amalia Resident Blok E 1 No 11 Desa Jenetallasa Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, saat ini sudah bertemu dan berdamai dengan saling memaafkan, sesuai yang tertulis dalam surat pernyataan bersama di atas meterai.
baca juga : BBM Premium Hilang di Hari Tertentu, Pemuda Pancasila Parepare Mensinyalir “Dimainkan”
Untuk itu, kejadian ini dianggap selesai yang difasilitasi oleh Pasi Intel Kodim 1409/Gowa, Kapten Inf Rudy Sitaba dengan pihak para saksi keluarga dari pihak Sdr. NF diantaranya, M. Kadir (Paman) dan Lebu Dg Gassing (Orang tua).
Pasi Intel Kodim 1409/Gowa membenarkan bahwa anggota TNI dalam video dengan operator SPBU tersebut dan sudah saling memaafkan. Sdr. NF Karyawan SPBU pun, kata dia, bahwa peristiwa itu terjadi hanya kesalahpahaman saja.
“Sudah selesai pertemua itu yang mana semuanya berakhir saling bercanda kembali bergurau sambil menikmati sajian kopi hangat,” ungkap pasi Intel.

