MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Rencana kedatangan Presiden RI di Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan pada tanggal 18 Maret 2021, banyak menuai penolokan dari unsur gerakan mahasiswa termasuk dari Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Makassar.
Alasan dari penolakan kedatangan Jokowi tersebut karena dinilai kedatangannya ke Provinsi Sulawesi Selatan tidak membawa kepentingan rakyat, tapi malah membawa kepentingan korporasi .
“Kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang, agendanya jauh dari kepentingan masyarakat secara luas terkhusus masyarakat Sulawesi Selatan,” ungkap Ketua EK LMND Makassar, Aldi Ardiansyah, dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Rabu (17/3/2021).
Lebih jauh Aldi mengatakan, melihat gejolak saat ini yang menimpa masyarakat sulawesi selatan selama pademi Covid-19, sangatlah memperihatinkan, dimulai dari sistem pendidikan yang makin sulit diakses akibat biaya yang terlalu mahal, belum lagi infrastruktur yang menunjang sistem pembelajaran Daring masih sangat prematur karena masih banyaknya para peserta didik yang kewalahan dengan sistem pembelajaran seperti itu lantaran fasilitas penunjang yang masih minim.
“Ini harusnya menjadi perhatian serius Presiden Jokowi jika ingin meningkatkan sumber daya manusia yang kompeten dan sebagai penentu masa depan bangsa,” tambahnya.

