JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Ketua SAPMA (Satuan Pelajar Siswa Mahasiswa) Pemuda Pancasila Kabupaten Jeneponto, Hasan Walinono meminta Kasat Lantas Polres Jeneponto untuk memperketat pengawasan dan pengamanan aksi balap liar dibulan ramadhan yang biasanya marak selama bulan ramadhan.
Balapan liar menjadi Kebiasaan pada saat bulan ramadhan banyak kelompok anak muda melancarkan aksi balap liar dan knalpot yg bising dijalan raya seakan ini sudah menjadi hal biasa disetiap bulan ramadhan.
Aksi balap liar di sejumlah lokasi dan ruas kerap terjadi jl Trans Sulawesi Kabupaten Jeneponto. Mereka sering mengulangi kegiatan berbahaya tersebut meski sering dibubarkan oleh anggota satuan lalu lintas polres Jeneponto.
“Aksi balapan liar ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan raya, maka dari itu penertiban terhadap aksi balapan liar wajib dilakukan. Pelanggaran balap liar melanggar undang undang lalu lintas dan dapat ditindak dengan undang undang tersebut ”ujar Hasan Walinono yang akrab disapa Hasan, minggu (3/4/22).
baca juga : Bupati Jeneponto Harap Sapma Pemuda Pancasila Menjadi Desainer Peradaban Madani
SAPMA PP Jeneponto menegaskan dengan adanya penertiban oleh pihak kepolisian maka aksi balap liar tidak terjadi lagi dibulan ramadhan sehingga menghadirkan ketentraman di Butta Turatea.
Agar masyarakat yang hendak menjalankan ibadah puasa bisa nyaman lancar dan tidak ada gangguan juga kerumunan dimana kita masih dalam Pandemi Covid 19.
“Semoga tahun ini tidak ada aksi balapan liar sehingga Masyarakat dan pengguna jalan raya tidak terganggu dan lebih khusyuk menjalankan ibadah Puasa di Bulan Ramadhan”, harap Hasan. (*)

