Angin Kencang Picu Api Cepat Menyebar, Rumah Ketua IWO Luwu Ikut Terbakar

LUWU, KORANMAKASSAR.COM — Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 17.25 WITA.

Dalam peristiwa tersebut, rumah kediaman Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Luwu, Jumardi, bersama tiga rumah warga lainnya hangus terbakar.

Rumah yang terbakar merupakan rumah panggung milik Jumardi dan orang tuanya yang berada berdampingan, tepatnya di belakang Pasar Rakyat Bua.

Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya akibat hembusan angin kencang pada sore hari.

Baca Juga : Kritik Utang PLN Rp711 Triliun Viral, PP IWO Soroti Kinerja Direksi di Era Darmawan–Yusuf Didi

Istri Ketua IWO Luwu, Yunita Sari, yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak mengetahui secara pasti sumber api. Namun, ia menjelaskan bahwa sebelum kebakaran terjadi, anak sulungnya, Lia, sedang berada di dapur rumah neneknya.

“Anak saya berteriak karena merasa bagian bawah rumah neneknya panas. Saat dilihat di sela-sela papan rumah, api sudah besar dari bawah rumah,” ungkap Yunita.

Mengetahui hal tersebut, Lia segera berlari ke rumah orang tuanya untuk memberitahukan kejadian itu. Yunita bersama anaknya kemudian keluar rumah dan melihat api telah membesar melahap rumah mertuanya.

Mereka pun berteriak meminta pertolongan dan memanggil Jumardi yang saat itu berada di garasi mobil tidak jauh dari rumah.

Dalam hitungan menit, api merambat dan menghanguskan rumah Jumardi serta tiga rumah warga lainnya yang berdekatan. Warga setempat menyebutkan, api melalap empat rumah hingga rata dengan tanah dalam waktu sekitar 10 menit.

Baca Juga : Buka Rakorwil, Deng Ical Dorong IWO Petakan Blankspot Internet di Sulsel

Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Padang Sappa tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api agar tidak meluas ke rumah lainnya.

Akibat kebakaran tersebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta. Dari jumlah tersebut, rumah Ketua IWO Luwu mengalami kerugian sekitar Rp400 juta, termasuk seluruh peralatan dan bahan usaha laundry milik istrinya yang turut hangus terbakar.

Pasca kejadian, Jumardi bersama keluarga serta warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka hanya menyisakan pakaian di badan karena tidak sempat menyelamatkan harta benda.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (hyn)