MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) Komisariat Universitas Muhammadiyah Makassar (UNISMUH) sukses menggelar Bazar dan Dialog Keperempuanan dengan tema “Menciptakan Ruang Aman bagi Pelecehan Seksual melalui Dialog dan Karya”, Sabtu (27/4/2025) di Saung Bambu, Jalan Rappocini Raya.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Mutmainnah Basri (Ketua KOHATI MIPA KOM.UNM), Andi Sri Wulandani Thamrin (Pemuda ICMI SULSEL), serta ABD Gaffur I, SH. (Ketua Umum PBH PERADI Makassar).
Dialog keperempuanan ini mendapat antusiasme besar dari kalangan mahasiswa yang hadir dari berbagai kampus di Kota Makassar.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber membahas pentingnya membangun ruang-ruang aman, meningkatkan kesadaran terhadap isu pelecehan seksual, serta memperkuat peran perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya.
Baca Juga : Wakil Walikota Makassar Apresiasi Kiprah KICI, Tekankan Urgensi Perlindungan Anak dan Perempuan
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah pentingnya pendidikan sejak dini dan peran parenting dalam mencegah pelecehan seksual.
Para narasumber menekankan bahwa pendidikan tentang batasan tubuh, rasa hormat, dan keberanian untuk bersuara harus dikenalkan sejak usia dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Melalui kegiatan ini, HPMT UNISMUH berharap mampu mendorong terbentuknya lingkungan akademik yang lebih inklusif, aman, dan mendukung pergerakan perempuan melawan kekerasan seksual. (*)

