Di Program Sabtu Loreng PP, KOTI Pemuda Pancasila Lutra Ajak Warga Cuci Tangan dan Pakai Masker

LUWU UTARA, KORANMAKASSAR.COM — Kader Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila (KOTI-PP) Luwu Utara, turun ke jalan mengkampanyekan untuk aktif menjaga kebersihan serta sering mencuci tangan. Langkah ini sebagai upaya menghentikan penyebaran Covid-19 atau Corona.

Menyusul pasien positif Corona melonjak menjadi 369 kasus, dan 32 orang meninggal dunia. Melihat situasi tersebut, Ketua KOTI Mahadinata Pemuda Pancasila Luwu-Utara Hamidu Paturusi melakukan gerakan tersebut di program mingguan Sabtu Loreng PP.

“Kami turun ke jalan tepatnya di lampu merah kota Masamba untuk melakukan cuci tangan warga guna untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” ujar Hamidun.

Selanjutnya Ia tak lupa mengusulkan pada pemerintah kabupaten Luwu, agar mempertegas pemakaian masker terhadap masyarakat.

“Saya mengusulkan, mulai dari sekarang Pemkab Luwu Utara perlu mempertegas pemakaian masker, guna meminimalisir virus yang dengan mudah menyebar dari satu orang ke orang lain,” terangnya.

Menurutnya, pandemi virus sudah amat meresahkan dunia hingga ke Indonesia, maka perlu antisipasi dan seharusnya diambil oleh pemerintah daerah supaya virus yang dianggap berbahaya tidak mudah terjangkit dari satu orang ke orang lain, khususnya di Kabupaten Luwu Utara .

“Semua orang berbicara virus ini, bahkan menjadi isu dunia, bahkan bisa melumpuhkan perekonomian suatu daerah atau tempat. Meski virus itu boleh dikatakan belum ada di Luwu Utara , tapi alangkah baiknya pemerintah mewaspadainya,” tambahnya.

Sementara Maman Jek bendahara Koti menambahkan, berdasarkan surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, dengan nomor : 440/1972/B.um.UM 2020, masyarakat diminta menghindari tempat keramaian atau berkumpulnya orang banyak.

Lebih lanjut, menjaga jarak minimal 3 meter ketika beraktivitas di luar rumah dan sebisa mungkin melaksanakan pekerjaan dari rumah. Memindahkan setiap aktivitas belajar dari sekolah ke rumah bagi pelajar dari tingkat PAUD hingga Universitas.

Kemudian, Ujian Nasional yang diselenggarakan sesuai jadwal serta telah ditetapkan sebelumnya, untuk menambahkan upaya-upaya peningkatan kebersihan, peserta dan pengawas ujian. Dinas Pendidikan dan kepala sekolah memastikan pelaksanaan belajar di rumah tetap efektif dan tidak berpergian/beraktivitas keluar rumah.

Menunda perjalanan (perjalanan dalam/luar negeri, berwisata, pulang kampung, dan sebagainya). Membatalkan peyelenggaran pertemuan atau rapat yang memungkinkan terjadinya kerumunan banyak orang, sedemikian rupa sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19.

baca juga : Sapma Pemuda Pancasila Makassar Gelar Diskusi Publik Bahas RUU Omnibus Law

Kemudian, tetap mempraktikkan, membudayakan pola hidup bersih dan sehat, terutama selalu mencuci tangan. Menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit, dengan cara istirahat yang cukup, rajin melakukan aktivitas fisik, dan mengonsumsi gizi yang seimbang.

Menghubungi call center Pemprov Sulsel melalui sambungan telepon pada nomor: 0852-9935-4451, 0812-4424-4473 bila mengalami gejala dari Corona. Maman Jek menyebutkan atas imbauan yang telah beredar sepatutnya menambah kewaspada dan melakukan pencegahan virus corona.

“Tentunya kita juga harus terus waspada semabari tetap meminta pertolongan dari yang Maha Kuasa,” ujar Maman Jek. (*)