ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – Upaya pencarian Repal (11), bocah yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Saddang di Dusun Tungka, Kecamatan Enrekang, terus berlanjut memasuki hari kedua, Rabu (25/3/2026).
Tim Search and Rescue (SAR) bersama Baznas Tanggap Bencana (BTB), aparat kepolisian, serta pemerintah kecamatan turun langsung menyisir sepanjang aliran sungai.
Camat Enrekang, Syafaruddin, turut memantau dan terlibat dalam proses pencarian tersebut.
“Kami mengerahkan seluruh tim SAR dan relawan, termasuk Baznas Tanggap Bencana, serta bekerja sama dengan warga setempat untuk melakukan pencarian menyeluruh di sepanjang Sungai Saddang,” ujar Syafaruddin.
Baca Juga : TNI AL Kodaeral VI Terjunkan Tim SAR Bantu Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Repal dilaporkan hanyut pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat mandi bersama teman-temannya di sungai. Sejak saat itu, korban belum ditemukan dan pencarian terus diintensifkan.
Tim pencarian memfokuskan penyisiran di sepanjang bantaran sungai hingga ke wilayah hilir, dengan harapan korban segera ditemukan.
Berbagai sumber daya dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian.
Perwakilan Tim BTB Enrekang menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dalam operasi ini.
“Kami memaksimalkan seluruh potensi yang ada agar pencarian segera membuahkan hasil. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di sungai dengan arus deras,” ujarnya.
Baca Juga : Empat Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Sungai Mata Allo Enrekang
Partisipasi warga setempat juga terlihat aktif dalam membantu proses pencarian. Mereka berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Semoga Repal segera ditemukan dan kembali ke keluarganya dengan selamat,” ujar salah satu warga.
Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan yang dapat menyebabkan arus menjadi deras dan berbahaya.
Pencarian terhadap Repal akan terus dilanjutkan hingga ada perkembangan lebih lanjut terkait keberadaannya. (fungfi)


Komentar