MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Ulang tahun ke-418 Kota Makassar tahun ini terasa istimewa. Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham mempersembahkan serangkaian kado kerja nyata untuk warga, sebagai bukti nyata dari program pembangunan yang telah dijalankan sejak keduanya dilantik pada 20 Februari 2025.
Dari sektor kreatif hingga sosial, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, program-program ini menunjukkan arah baru pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
Makassar Creative Hub, Ikon Baru Kota Kreatif
Salah satu persembahan terbesar adalah Makassar Creative Hub (MCH) — gedung lima lantai hasil kolaborasi Pemkot dan LMAN yang diresmikan 7 November 2025.
MCH menjadi ruang inovasi baru bagi pelaku kreatif dengan fasilitas lengkap: mulai dari area publik dan literasi, ruang kolaborasi, galeri seni, hingga urban farming di lantai atas sebagai simbol keberlanjutan.
Pendidikan dan Karakter Anak Makassar
Pemkot juga meluncurkan Kurikulum Muatan Lokal SD bersama Universitas Negeri Makassar (UNM) di Museum Kota. Kurikulum ini menanamkan nilai sopan santun, kearifan lokal, dan kemampuan bahasa Inggris — mencetak generasi cerdas yang berakar pada budaya sendiri.
Program Sosial: Bedah Rumah & Isbat Nikah
Sebanyak 62 rumah tidak layak huni telah dibedah, tersebar di empat kecamatan dengan pendanaan dari APBD dan CSR.
Sementara itu, 33 pasangan dari 15 kecamatan mengikuti isbat nikah massal di Lapangan Karebosi, agar pernikahan mereka sah secara hukum negara.

Pelayanan Kesehatan & Rekor MURI
Dinas Kesehatan mencatat rekor nasional melalui sunatan massal untuk 418 anak, donor darah 350 pendonor, dan pemasangan gigi palsu untuk 300 warga. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga digelar di berbagai titik kota.
Perlindungan Tenaga Kerja Meluas
Lewat program Makassar Berjasa, sebanyak 263.903 pekerja (52%) kini terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Termasuk di dalamnya 27.750 non-ASN, RT/RW, kader posyandu, serta 35.672 pekerja rentan. Capaian Universal Coverage Makassar bahkan melampaui target nasional.
Inovasi dan Infrastruktur
Tiga Early Warning System (EWS) banjir telah terpasang di Sungai Kajenjeng, Biring Je’ne, dan Tello. Pemkot juga memperbaiki drainase di enam titik rawan genangan serta mengerjakan proyek jalan baru Manggala–Perintis sepanjang 3,8 km untuk mengurai kemacetan.
Program pengelolaan sampah modern seperti komposter, maggot, dan eko-enzim juga berjalan di 15 kecamatan.
Kado dari Kepulauan
Untuk warga pulau, Pemkot menghadirkan pabrik es pertama di Barrang Lompo dan listrik 24 jam di Samalona hasil kerja sama dengan PLN dan Pemprov Sulsel.
Baca Juga : Silaturahmi Kepala Daerah Berbalut Baju Adat Warnai Upacara HUT ke-418 Kota Makassar
Pelayanan Publik dan Ekonomi
Warga dimanjakan dengan layanan publik gratis di Lapangan Karebosi, seperti perekaman KTP, pemeriksaan kesehatan, hingga konsultasi perizinan UMKM.
Sementara Makassar Great Sale 2025 di tujuh mal besar memberikan diskon hingga 49 % untuk mendongkrak ekonomi lokal.
Komitmen Tata Kelola dan Transparansi
Pemkot juga menuntaskan penertiban aset tanah dan kendaraan, menolak gratifikasi, serta menandatangani fakta integritas bersama KPK. Hingga kini, 6.978 bidang aset telah terdata dan ribuan di antaranya sudah bersertifikat resmi atas nama Pemkot.
Program Nyata Lainnya
Gratis iuran sampah, sambungan PDAM, dan seragam sekolah untuk siswa SD–SMP baik di daratan maupun kepulauan turut melengkapi “kado ulang tahun” ini.
Momentum HUT Makassar ke-418 menjadi cerminan semangat baru menuju Makassar yang inklusif, transparan, dan berdaya saing global.
Seperti disampaikan Wali Kota Munafri, “Kami tidak ingin memberi janji, tapi bukti. Kado ini adalah hasil kerja bersama seluruh warga Makassar.” (*)

