Karang Taruna Kabupaten Jeneponto Meminta Dinsos Evaluasi Pendamping PKH

JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Karang Taruna Kabupaten Jeneponto meminta Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto untuk melakukan evaluasi terhadap pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Suharmin Qilank, Ketua Karang Taruna Kabupaten Jeneponto, terkait persoalan pemotongan dana PKH yang terjadi di Kelurahan Sidenre, Lingkungan Kunjung Mange Timur.

“Pemotongan dana PKH yang terjadi di Kelurahan Sidenre, Lingkungan Kunjung Mange Timur, menimbulkan kekhawatiran tentang efektivitas program ini dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin”, ungkapnya, Jumat (19/9/25).

Suharmin Qilank menyayangkan kejadian ini dan menilai bahwa pendamping PKH terlalu memberikan keistimewaan kepada ketua kelompok, sehingga memungkinkan terjadinya pelanggaran regulasi.

Baca Juga : Sambut HUT ke 65, Wakil Walikota Terima Audiensi Pengurus Karang Taruna Makassar

“Karang Taruna Kabupaten Jeneponto meminta Dinas Sosial untuk melakukan evaluasi terhadap kerja pendamping sosial PKH agar lebih efektif dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat”, pinta Suharmin.

Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program PKH dalam mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin di Kabupaten Jeneponto, harapnya. (*)