Kiat Keberhasilan Relawan COVID-19 Dalam Membantu Sesama

Relawan non medis secara umum bekerja di tengah masyarakat yang sekaligus menjadi lingkungan para relawan sendiri.

Para relawan non medis memastikan, ketahanan kesehatan dan aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan dengan produktif dan aman COVID-19 dengan kegiatan yang beragam, antara lain membuat system emergency response untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, membantu warga tidak mampu yang terdampak COVID-19 dan memberikan edukasi langsung ke masyarakat seperti kepada para pedagang di pasar-pasar setempat.

Guna menjaga semangat para relawan, Andre menegaskan bahwa keuntungan yang diberikan kepada para relawan bukanlah bebntuk kompensasi secara langsung, namun berupa pelatihan secara berkala, asuransi kegiatan dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) jika dibutuhkan.

Sejalan dengan penjelasan Yulius, Andre juga menambahkan bahwa semua pihak harus bekerja sama dalam upaya memutus rantai penularan COVID-19 yang tentunya harus dimulai dari diri sendiri.

“Kita harus bekerja sama. Usaha memutus rantai penyebaran COVID-19 dimulai dari diri sendiri lalu lingkungan sekitar perlahan akan mengikuti sehingga adaptasi kebiasaan baru dapat terus dilakukan sampai kita bisa keluar dari situasi pandemi ini. Saat inilah kesempatan bagi masyarakat untuk dapat memberikan kontribusinya,” tambah Andre.

Terakhir, Yulius berterima kasih kepada kerja keras para relawan yang telah bergotong royong untuk membantu sesama walaupun dihadapkan pada situasi yang sulit.

“Terima kasih banyak atas kesukarelaan dan kesediaannya untuk bergabung serta bekerja di tengah masyarakat terlebih dalam kondisi pandemi saat ini. Kami percaya kesukarelaan teman-teman adalah modal kita membangun gotong royong yang sesungguhnya,” tutup Yulius.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional