“KNPI SATU” Kota Palopo bersama Bung ONI

PALOPO, KORANMAKASSAR.COM — Di tengah tantangan zaman yang makin kompleks, KNPI tak bisa lagi hanya jadi simbol. Ia harus bergerak setiap gerakan butuh arah, setiap arah butuh kompas dan setiap kompas butuh sosok yang bisa melihat lebih jauh, mendengar lebih dalam, dan merangkul lebih luas. Bung Oni hadir membawa semangat itu.

Bukan sekadar ingin memimpin, tapi ingin menyatukan. Menyatukan ide, menyatukan energi, dan menyatukan langkah-langkah pemuda Palopo untuk bergerak ke depan — bersama.

Kenapa “KNPI SATU”?

Karena hari ini, suara pemuda tak bisa hanya dipanggil saat seremoni, lalu dilupakan saat keputusan dibuat.

Pemuda tak boleh hanya jadi penonton atau pelengkap — tapi harus jadi penggerak.
Dan untuk itu, kita butuh ruang yang adil, terbuka, dan inklusif.

Itulah gagasan dasar dari KNPI SATU.

Satu suara. Satu langkah. Satu tujuan. Agar setiap pemuda, dari latar apa pun, bisa merasa punya tempat dan punya peran.

Apa yang dibawa Bung Oni?

Mendengar lebih dulu, baru berbicara.
Membawa ide-ide yang realistis, tapi tetap punya arah masa depan.
Membuka ruang, bukan membatasi. Merangkul, bukan menyaring.
Melihat pemuda bukan sebagai simbol, tapi sebagai solusi.

Baca Juga : Didukung OKP, Darsuni “Bung ONI” Siap Mencalonkan Diri Sebagai Ketua KNPI Palopo

Visi Bung Oni:

KNPI harus kembali jadi rumah bersama. Tempat bertemunya ide, semangat, dan harapan dari semua anak muda Palopo. Tempat tumbuhnya kepemimpinan, kreativitas, solidaritas, dan inovasi — dari yang suka berdiskusi, yang senang berkarya, yang aktif di kampus, yang peduli lingkungan, hingga yang giat di UMKM atau komunitas jalanan.

Kata Bung Oni:

“Kita tidak harus seragam, tapi kita harus sejalan.
Beda bendera boleh, beda organisasi wajar,
tapi kita tetap pemuda Palopo yang punya tanggung jawab sama: ikut membentuk masa depan kota ini.”

Apa yang akan diperjuangkan?

Ruang aman dan setara untuk semua OKP
KNPI sebagai ruang belajar dan tumbuh, bukan sekadar tempat kumpul
Dukungan konkret untuk pemuda kreatif, pemuda digital, dan pelaku lokal
Forum lintas komunitas untuk menjembatani konflik dan perbedaan
Keterlibatan pemuda dalam isu-isu penting: literasi, lingkungan, kebudayaan, teknologi, dan Industri kreatif

Akhir kata:

Bung Oni bukan orang yang jauh dari realita.
Ia tumbuh dari lorong-lorong kota, dan tahu rasanya berjuang dari bawah. Justru dari situ ia belajar: bahwa jika setiap pemuda diberi tempat, maka mereka akan memberi arti.

Salam Hangat dan Jabat Erat,
DARSUNI DWI PUTRA DARWIS, S.T. — Bung Oni

“SATU semangat. SATU perjuangan. SATU arah. Untuk semua pemuda Palopo.”
#KNPISATU