LaNyalla: Partai Politik Punya Kewajiban Moral dan Konstitusi Yang Wajib Dilaksanakan

“Saat ini, partai politik menjadi satu-satunya instrumen untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden yang disodorkan kepada rakyat untuk dipilih,” kata LaNyalla.

Dikatakan, kekuasaan yang begitu besar yang dimiliki partai politik, seolah menjadikan partai politik melalui fraksi di DPR RI, adalah satu-satunya penentu wajah dan arah perjalanan bangsa ini.

“Dengan kekuasaan itu, salah satunya adalah inisiatif DPR untuk membentuk Undang-Undang Pemilu yang mengatur ambang batas pencalonan presiden. Dari sinilah persoalan bangsa ini semakin kompleks, karena Presidential Threshold memiliki tiga persoalan mendasar,” tegas LaNyala.

Karena, lanjutnya, terbukti ambang batas tersebut lebih banyak mudaratnya, ketimbang manfaatnya bagi bangsa dan negara.

baca juga : LaNyalla Apresiasi Pengembangan Kebun Raya Katingan Jadi Pusat Pembibitan Buah Tropis di Kalteng

Selain membatasi calon-calon pemimpin bangsa, juga tidak derivatif dari konstitusi. Dan lebih parah, terbukti membelah masyarakat dan tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.

Kegiatan ini dihadiri Senator DPD RI asal Aceh Fachrul Razy, Anggota DPR RI Fraksi PDIP Arif Wibowo, Ketua Bapilu Partai Gelora Rico Marbun, Bendahara Umum PPP Surya Batara Kartika, Ketua DPP Partai Golkar MQ. Iswara, Direktur Landscape Asep Komarudin, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Adam Irham, Ketua Umum PP Isarah Adheri Sitompul, Ketua DPD KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf Ahmad. (*)