Lurah Tamamaung Warning Keras Petugas Viar: Tak Ada Lagi Sampah Terlambat Diangkut

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Lurah Tamamaung, Syarifuddin, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kebersihan dengan memberikan peringatan keras kepada seluruh petugas pengangkut sampah (viar).

Penegasan itu disampaikan saat apel pagi yang digelar di lokasi TPS (kontainer), Selasa pagi (24/2/26).

Seluruh petugas viar dikumpulkan untuk menerima arahan langsung terkait optimalisasi layanan penjemputan sampah ke rumah-rumah warga, khususnya menjelang bulan suci Ramadan yang identik dengan peningkatan volume sampah rumah tangga.

Dalam arahannya, Syarifuddin menekankan agar tidak ada lagi petugas yang bekerja setengah hati.

Baca Juga : Pimpin Patroli Malam, Lurah Tamamaung Tertibkan PKL di Pettarani Demi Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Ia menegaskan tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat terkait sampah yang tidak diangkut hingga berhari-hari.

“Pelayanan kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada warga yang mengeluh karena sampahnya tidak dijemput. Kita harus disiplin dan bekerja sesuai tugas masing-masing,” tegasnya di hadapan para petugas.

Penegasan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Camat setempat guna mengantisipasi lonjakan produksi sampah menjelang dan selama Ramadan.

Para petugas diminta meningkatkan kedisiplinan, mematuhi jadwal pengangkutan, serta memastikan tidak ada titik layanan yang terlewat.

Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga : Meski Diguyur Hujan Deras, Warga Tamamaung Tetap Kompak Gelar Sabtu Bersih di ORW 01

Karena itu, koordinasi dan kerja sama antarpetugas harus diperkuat agar wilayah Tamamaung tetap bersih dan nyaman selama Ramadan.

Langkah tegas ini pun mendapat perhatian warga yang berharap pelayanan kebersihan semakin optimal dan tidak lagi terjadi keterlambatan pengangkutan sampah.

“Tidak ada toleransi bagi yang lalai. Pelayanan harus maksimal demi kenyamanan masyarakat,” tutup Syarifuddin. (sir)

Komentar