Pandemi Covid-19, Anggaran Direcofusing Dinas PU Makassar Fokus Pada Pemeliharaan

KORANMAKASSAR.COM — Anggaran Dinas PU Kota Makassar mencapai Rp744 miliar. Namun, akibat pandemi pemerintah me-refocusing dan mengalokasikan anggaran tersebut untuk penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas PU Kota Makassar, Nirman Mungkasa, jumat (12/6/2020) saat dikonfirmasi. “Diparsial dua itu anggaran kita tinggal Rp370 miliar,” singkat Nirman.

Lantaran minimnya anggaran, kata Nirman, sejumlah proyek terpaksa ditunda pengerjaannya. Terutama proyek fisik. Apalagi waktu pengerjaan yang menjadi salah satu penyebabnya. Pihaknya pun hanya fokus ke pengerjaan proyek pemeliharaan.

“Sekarang kita fokus ke pemeliharaan seperti drainase dan pengerukan sedimen, kalau bangunan baru kita tiadakan dulu,” bebernya.

baca juga : https://koranmakassarnews.com/pandemi-covid-19-sejumlah-proyek-fisik-dinas-pu-makassar-dibatalkan/

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terpaksa harus menunda sejumlah proyek besar, seperti pembangunan RS Batua. Dikarenakan, sekitar 50 persen anggaran Dinas PU Kota Makassar dipangkas akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa proyek yang dibatalkan yakni RS Batua, RS Jumpandang Baru, sebagian proyek jalan, dan proyek pembangunan trotoar di empat ruas jalan. (*)