Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 17.230, DKI Jakarta 15.064, Sulawesi Selatan 7.294, Jawa Tengah 5.653 dan Jawa Barat 5.235.
Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 9.528 disusul Jawa Timur sebanyak 6.961, Sulawesi Selatan 3.162, Jawa Tengah 1.995, Jawa Barat 1.924 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 37.636 orang.
Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.
![]()
Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 110 kasus, Bali 2.358 kasus, Banten 1.609 kasus, Bangka Belitung 174 kasus, Bengkulu 168 kasus, Yogyakarta 387 kasus.
Selanjutnya di Jambi 124 kasus, Kalimantan Barat 355 kasus, Kalimantan Timur 722 kasus, Kalimantan Tengah 1.254 kasus, Kalimantan Selatan 4.379 kasus, dan Kalimantan Utara 215 kasus.
Kemudian di Kepulauan Riau 337 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.594 kasus, Sumatera Selatan 2.754 kasus, Sumatera Barat 803 kasus, Sulawesi Utara 1.697 kasus, Sumatera Utara 2.497 kasus, dan Sulawesi Tenggara 521 kasus.
baca juga : Penambahan Kasus COVID-19, Positif 1.681, Meninggal 71 dan Sembuh 919 Orang
Adapun di Sulawesi Tengah 194 kasus, Lampung 209 kasus, Riau 246 kasus, Maluku Utara 1.145 kasus, Maluku 900 kasus, Papua Barat 292 kasus, Papua 2.366 kasus, Sulawesi Barat 146 kasus, Nusa Tenggara Timur 121 kasus dan Gorontalo 385 kasus serta dalam proses verifikasi ada 34.
Total untuk jumlah suspek yang masih dipantau ada sebanyak 46.701. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 461 kabupaten/kota di Tanah Air.
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional

