Pemkot Makassar Turunkan Excavator Benahi Drainase Manggala, Targetkan Banjir Blok 8 dan 10 Teratasi

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar mulai melakukan langkah konkret untuk mengatasi banjir tahunan di Kecamatan Manggala, khususnya di kawasan Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang.

Penanganan dilakukan dengan menurunkan alat berat excavator untuk menormalisasi saluran drainase dan mengeruk sedimentasi yang menghambat aliran air.

Program ini merupakan bagian dari upaya yang digagas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham untuk menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan banjir yang telah lama terjadi di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan normalisasi dilakukan dengan meningkatkan kapasitas saluran air serta memperbaiki sejumlah infrastruktur drainase yang selama ini menjadi titik penyebab genangan.

Baca Juga : Safari Ramadan Wali Kota Makassar Serahkan Paket Pangan untuk Jamaah di Untia

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengganti box culvert lama berukuran 50 sentimeter menjadi 80 sentimeter agar kapasitas aliran air lebih besar.

“Perubahan dimensi ini dilakukan agar aliran air dari saluran pembuangan di Jalan Kecaping Raya menuju saluran utama di kawasan Jalan Nipa-Nipa dapat mengalir lebih lancar,” jelas Zuhaelsi.

Selain itu, Dinas PU juga melakukan pengerukan sedimen yang menumpuk di dasar drainase menggunakan excavator berkapasitas 4,5 ton.

Normalisasi dilakukan sepanjang jalur saluran mulai dari Jalan Kecaping hingga Jalan Suling di wilayah Blok 10 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala.

Menurutnya, sedimentasi yang menumpuk selama ini menyebabkan kapasitas saluran air berkurang sehingga aliran air saat hujan deras menjadi lambat dan memicu genangan.

Pemkot Makassar juga mengoptimalkan fungsi kolam retensi sebagai penampung air sementara saat curah hujan tinggi, sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Baca Juga ; Wali Kota Makassar Tekankan Pentingnya Langkah Mitigasi Bencana yang Terencana dan Berkelanjutan

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebelumnya telah meninjau langsung lokasi Blok 10 Manggala untuk memastikan langkah penanganan banjir berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan bahwa penanganan dilakukan berdasarkan kajian teknis bersama para ahli agar solusi yang diambil bersifat jangka panjang.

“Pemerintah kota ingin memastikan solusi ini benar-benar dirasakan masyarakat, sehingga ke depan warga tidak lagi harus mengungsi setiap musim hujan,” ujar Munafri.

Pemkot Makassar berkomitmen terus melakukan pemeliharaan serta peningkatan infrastruktur drainase sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir yang lebih terintegrasi, khususnya di wilayah timur Kota Makassar yang selama ini dikenal rawan genangan. (*)

Komentar