MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Pihak kepolisian memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran di lingkungan Polsek Wajo, Kota Makassar, yang beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 12.00 WITA.
Berdasarkan kronologi, sebelumnya pada Rabu, 18 Maret 2026, terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Wajo. Dua kendaraan yang terlibat, termasuk milik seorang pria berinisial ES, diamankan di kantor polisi untuk keperluan proses penanganan perkara.
Panit Reskrim Polsek Wajo, IPDA P. Simamora, membenarkan kejadian yang terjadi di halaman Mapolsek Wajo, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Ia menjelaskan bahwa pria ES yang terlihat dalam video merupakan pelaku tabrak lari yang saat itu tengah menjalani pemeriksaan.
“ES diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Dalam beberapa hari terakhir, yang bersangkutan sering datang ke Polsek, terutama pada malam hari, untuk melihat kendaraan miliknya yang diamankan,” ujar IPDA Simamora saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga : Polsek Manggala Tertibkan Aksi Perang Omega yang Resahkan Warga
Pada Minggu siang, ES kembali mendatangi Polsek Wajo dan secara tiba-tiba menunjukkan emosi, meminta kendaraannya segera dikembalikan.
Petugas yang berjaga telah memberikan penjelasan secara persuasif bahwa kendaraan tersebut masih dalam proses penanganan, sehingga belum bisa diserahkan.
Namun, situasi sempat memanas ketika ES mengambil sebatang besi stainless di sekitar lokasi, meski berhasil diamankan oleh petugas.
Tak lama kemudian, ia kembali mengambil obeng dan sempat mengejar anggota kepolisian.
Dalam upaya mengendalikan keadaan, salah satu anggota menggunakan tongkat T sebagai langkah antisipasi.
Tindakan tersebut efektif menghentikan aksi ES. Petugas kemudian berusaha menenangkan yang bersangkutan serta berencana membawanya ke RS Dadi untuk penanganan medis, namun yang bersangkutan menolak.
Baca Juga : Sering Picu Tawuran di Lembo, Pemuda 32 Tahun Diciduk Tim Opsnal Polsek Tallo
Selanjutnya, pihak kepolisian menghubungi keluarga ES. Keluarga yang datang ke lokasi kemudian membawa ES kembali ke rumah.
Dari keterangan keluarga, ES memang memiliki riwayat gangguan mental dan pernah menjalani perawatan di RS Dadi.
Hingga saat ini, situasi di Polsek Wajo dilaporkan aman dan kondusif.
Penanganan terhadap peristiwa tersebut juga telah dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur. (firman dhanie)


Komentar