Poros Al Quds dan Gabungan Ormas di Makassar Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina dan Iran

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.com — Sejumlah organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Poros Al Quds Makassar menggelar aksi solidaritas untuk mendukung kemerdekaan Palestina serta kedaulatan Republik Islam Iran.

Aksi tersebut berlangsung di Makassar pada Jumat (13/3/2026) mulai sekitar pukul 15.00 WITA hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat dan aktivis yang menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina serta menyerukan solidaritas terhadap Iran dalam menghadapi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Salah satu orator dalam aksi tersebut, Fajar Ahmad Huseini, yang juga Ketua Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari amanat konstitusi bangsa Indonesia.

Baca Juga : Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Sulsel Sampaikan Duka atas Gugurnya Pemimpin Iran Ayatullah Ali Khamenei

Menurutnya, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih berada di bawah tekanan dan konflik berkepanjangan.

“Bangsa Indonesia harus tetap berpegang pada nilai-nilai konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari semangat tersebut,” ujarnya dalam orasi.

Ia juga menilai bahwa solidaritas internasional, termasuk dukungan terhadap kedaulatan Iran, menjadi bagian dari upaya memperjuangkan nilai kemanusiaan dan keadilan di tingkat global.

Sementara itu, akademisi Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Khusnul Yakin, yang turut hadir dalam aksi tersebut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca Juga : Jusuf Kalla Soroti Peran BOP dan Dukungan Negara Islam terhadap Palestina

Menurutnya, sikap Indonesia dalam berbagai forum internasional perlu tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip konstitusi dan nilai kemanusiaan.

“Apa pun kebijakan yang diambil harus tetap berpijak pada nilai dasar bangsa, yakni menolak penjajahan dan memperjuangkan keadilan bagi semua bangsa,” ungkapnya.

Aksi solidaritas tersebut diakhiri dengan pertunjukan teatrikal sebagai simbol protes terhadap konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Massa juga memanjatkan doa bersama sebagai bentuk dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina serta perdamaian dunia. (*)

Komentar