Reaksi Media Sosial Memanas soal Nikita Mirzani “Live TikTok” dari Dalam Rutan

JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM — Video yang memperlihatkan Nikita Mirzani diduga melakukan siaran TikTok dari dalam Rutan Pondok Bambu viral di media sosial dan memicu gelombang reaksi dari netizen. Berikut merangkum tanggapan publik, kritik, dan dukungan yang bermunculan di dunia maya.

Beberapa netizen menyatakan dukungannya kepada Nikita. Menurut mereka, selama menggunakan fasilitas resmi rutan, tindakan itu sah dan merupakan bagian dari hak komunikasi warga binaan.

Akun Instagram @jepta_sipahutar menulis: “Kreatif banget … Semoga bisa menginspirasi warga binaan yang lain ya.”

Netizen lain menyoroti sisi tanggung jawab Nikita sebagai ibu: “Beliau itu kan punya anak-anak yang membutuhkan nafkah … lebih baik begitu …” tulis @dr_santoso dalam kolom komentar.

Baca Juga : Antisipasi Peredaran Narkoba, Ditjenpas Sumut dan TNI Polri Gelar Razia Mendadak Di Rutan Kelas 1 Medan

Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan sindiran pedas. Ia menuliskan di Instagram:

“Enggak sekalian saja syuting film di dalam sel?”

Kritik ini mencerminkan kekhawatiran publik bahwa selebriti di penjara bisa mendapatkan perlakuan istimewa.

Ditjen Pemasyarakatan (Kemenkumham) angkat bicara: menurut Rika Aprianti (Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas), Nikita tidak melakukan live secara pribadi, melainkan melakukan video call melalui fasilitas resmi rutan, yaitu Wartel Suspas.

Rika menegaskan bahwa penggunaan alat komunikasi semacam itu memang menjadi hak warga binaan selama mengikuti aturan internal rutan.

Meski demikian, Ditjenpas menyatakan akan melakukan evaluasi terkait kasus ini, terutama karena lawan bicara Nikita dalam panggilan video—dokter Oky Pratama—melakukan siaran langsung di media sosial.

Sejumlah warganet mempertanyakan etika penggunaan fasilitas komunikasi rutan untuk hal-hal yang berpotensi “komersial”, seperti promosi produk kecantikan. Hal ini menimbulkan diskusi: bolehkah tahanan menggunakan fasilitas tersebut untuk kepentingan publik figur atau bisnis?

Baca Juga : Diduga Marak Peredaran Narkoba di Lapas, AMPAK Desak Agar Segera Ditindak Tegas

Ada pula suara yang menilai bahwa ini membuka celah transparansi sistem pemasyarakatan: jika tahanan berstatus publik figur dapat akses semacam ini, apakah warga binaan lainnya juga mendapat perlakuan sama, atau ada “double standard”?

Isu “live TikTok dari dalam rutan” dengan cepat menjadi perdebatan hangat di media sosial. Di satu sisi, netizen membela hak Nikita untuk berkomunikasi dengan dunia luar lewat sarana resmi; di sisi lain, ada kekhawatiran soal etika dan potensi penyalahgunaan fasilitas. Pemerintah melalui Ditjenpas sudah menyatakan akan mengevaluasi kejadian ini, dan publik menunggu langkah selanjutnya. (*)