Sampah Kaca, Hadiah Maut dari Warga untuk Petugas Kebersihan Takalar

TAKALAR, KORANMAKASSAR.COM — Petugas kebersihan di Kabupaten Takalar nyaris jadi korban akibat ulah warga yang sembarangan buang sampah bercampur pecahan kaca. Kejadian itu terjadi di TPS Kelurahan Palleko, Kecamatan Polut, tepat di depan Kantor Bulog, Sabtu (23/08/2025).

Insiden kecil ini hampir berakhir dengan tragedi besar. Pecahan kaca yang tak dipisahkan dari sampah kering membuat petugas kebersihan berada dalam bahaya.

“Kami ini setiap hari berhadapan dengan sampah. Kalau ada pecahan kaca, nyawa kami taruhannya,” keluh salah seorang petugas kebersihan di lokasi.

DLHP Takalar langsung angkat bicara. Kepala DLHP, Hj. Fatmawati M. S., S.STP, M.Adm.Pemb., menegaskan masyarakat harus sadar bahaya membuang pecahan kaca sembarangan.

“Kalau dibiarkan, ini bukan cuma merusak lingkungan, tapi bisa melukai orang lain,” tegasnya.

Baca Juga : Dugaan Penipuan, Oknum ASN Resmi Dilaporkan ke Polres Takalar

Fatmawati juga mengingatkan, kesadaran memilah sampah bukan sekadar aturan, tapi soal keselamatan bersama. Pecahan kaca, jarum, dan material berbahaya seharusnya dipisahkan dari sampah rumah tangga biasa.

“Ini bukan main-main, satu kelalaian bisa melukai banyak orang,” ujarnya.

DLHP menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa dukungan masyarakat, semua program kebersihan hanya akan sia-sia.

“Jangan hanya mengeluh kalau lingkungan kotor, tapi ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan,” tambah Fatmawati. (*)