WAJO, KORANMAKASSAR.COM — Anggota DPRD Kabupaten Wajo, H. Syamsuddin Ahmad, S.H., menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 di Kecamatan Keera, Rabu (28/1/2026).
Dalam agenda tersebut, legislator Partai Gerindra itu berhasil menyerap sedikitnya 16 aspirasi masyarakat yang mencakup sektor infrastruktur, pertanian, pendidikan hingga persoalan sosial.
Warga Desa Inrello tampak antusias memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Perbaikan infrastruktur menjadi isu utama, khususnya jalan tani dan drainase yang dinilai sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Serap Aspirasi Warga Tempe, H. Risman Lukman Prioritaskan Perbaikan Jalan, Drainase hingga Penataan Bansos
“Reses ini memberi gambaran nyata kebutuhan warga di lapangan. Mulai dari perintisan Jalan Tani Belawae–Keera sepanjang satu kilometer, perbaikan jalan poros Watti, hingga pembangunan drainase di Desa Inrello. Ini semua menyangkut urat nadi perekonomian rakyat,” ujar Syamsuddin.
Selain infrastruktur, sektor pertanian juga menjadi sorotan. Warga mengeluhkan sulitnya akses pupuk serta meminta adanya penyesuaian regulasi di tingkat kabupaten agar distribusi kembali lancar.
Persoalan kebersihan area persawahan akibat penumpukan sampah turut disampaikan, termasuk permintaan penambahan armada pengangkut sampah.
“Petani membutuhkan dukungan nyata. Masalah pupuk dan kebersihan sawah harus segera dikoordinasikan dengan dinas terkait,” tambahnya.
Di bidang pendidikan, masyarakat mengusulkan rehabilitasi pagar SDN 234 Inrello serta pengadaan ruang kantor di SMPN 1 Keera.
Selain itu, isu ketertiban umum juga mengemuka, seperti permintaan penertiban tempat-tempat maksiat di wilayah Inrello dan Lalliseng yang dinilai meresahkan.
Baca Juga : Reses Irfan Saputra Diserbu Aspirasi Warga Tempe, Infrastruktur hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Syamsuddin menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan dalam pembahasan anggaran di DPRD.
Ia memastikan seluruh masukan telah dicatat secara rinci, termasuk kebutuhan air bersih di Lalliseng, sertifikasi tanah, hingga penerangan jalan.
“Sebagai wakil rakyat, saya memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan aspirasi ini agar dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah,” tegasnya.
Melalui reses ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat Keera dapat segera mendapat perhatian dan penanganan nyata demi peningkatan kesejahteraan warga. (Humas DPRD Wajo)

