WAJO, KORANMAKASSAR.COM – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi PAN, Ir. Sudirman Meru, kembali turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026, Senin (26/1/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor PAN Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe, itu dipadati ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.
Sebagai anggota Komisi III yang membidangi pembangunan, Sudirman menerima beragam usulan terkait kebutuhan infrastruktur dasar.
Mulai dari perbaikan jalan, drainase, sanitasi, program bedah rumah, pemasangan lampu penerangan jalan, hingga peningkatan layanan air bersih PDAM.
Baca Juga : Cegah Banjir Sejak Dini, Pemkab Wajo Luncurkan Revolusi Penghijauan di 16 Kelurahan
Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan bahwa reses menjadi momen penting untuk menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan perencanaan pembangunan tahun anggaran 2027.
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Wajo harus berjalan secara bertahap dengan pendekatan bottom-up atau dari bawah ke atas.
“Pemerintah daerah menyerap aspirasi melalui Musrenbang dari tingkat desa sampai kabupaten. Sementara kami di legislatif melakukannya lewat reses. Keduanya harus bersinergi agar kebutuhan warga yang belum terakomodasi bisa diperjuangkan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas PUPR dan Dinas Perkimta, sebagai bentuk komitmen untuk langsung menyelaraskan keluhan warga dengan program teknis pemerintah daerah.
Sudirman juga menjelaskan bahwa seluruh 40 anggota DPRD Wajo secara serentak melaksanakan reses hingga Kamis mendatang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap persoalan di lingkungan masyarakat dapat terdata dan masuk dalam perencanaan program pembangunan.
Baca Juga : Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak, Bapemperda DPRD Wajo Targetkan RAD-KLA Tuntas Februari 2026
“Jika ada kebutuhan yang belum masuk usulan formal, di sinilah tempatnya. Kami hadir untuk menerima dan memperjuangkan aspirasi itu agar menjadi program nyata pada 2027,” tegas politisi tiga periode tersebut.
Reses berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menyampaikan usulan, tetapi juga mendapat penjelasan mengenai mekanisme penganggaran daerah, baik untuk tahun berjalan 2026 maupun persiapan 2027.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah semakin kuat demi mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Humas DPRD Wajo)

