ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM – Satu tahun kepemimpinan Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga bersama Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro mulai menunjukkan realisasi sejumlah program prioritas yang dijanjikan dalam visi-misi kampanye.
Pasangan yang dikenal dengan sebutan UCU–IWAN ini menitikberatkan pembangunan pada sektor pertanian, infrastruktur, serta penguatan layanan publik, meski di tengah tantangan keterbatasan anggaran dan beban utang daerah.
Jaminan Gagal Panen untuk Petani
Di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Enrekang menghadirkan Program Jaminan Gagal Panen melalui kerja sama dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).
Pada tahap awal, perlindungan asuransi diberikan untuk komoditas padi seluas 1.100 hektare sawah.
Baca Juga : Sambut Ramadhan 1447 H, Bupati dan Wabup Enrekang Ajak Perkuat Iman Serta Kepedulian Sosial
Program ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan semangat petani dalam berproduksi, tanpa dihantui kekhawatiran gagal panen akibat faktor cuaca maupun risiko lainnya.
Selain itu, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP), pemerintah juga menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk pra dan pascapanen, seperti combine harvester serta traktor roda dua dan roda empat.
Armada Damkar Bertambah
Janji pengadaan mobil pemadam kebakaran juga telah direalisasikan dengan penambahan dua unit mobil damkar.
Dengan tambahan tersebut, total armada pemadam kebakaran di Enrekang kini berjumlah lima unit, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Tantangan Anggaran dan Pelunasan Utang
Dalam perjalanan satu tahun pemerintahan, UCU–IWAN menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta beban utang jangka pendek dan panjang.
Meski demikian, pada tahun 2025 pemerintah berhasil membayar utang sebesar Rp30,7 miliar dari total beban utang tahun 2023 dan 2024 yang mencapai Rp217 miliar.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya serius dalam menata kembali keuangan daerah agar program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
Infrastruktur Mulai Terbenahi
Di sektor infrastruktur, perbaikan jalan poros Cakke–Baraka menjadi salah satu capaian penting. Dengan anggaran lebih dari Rp22 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat, jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat kini dapat dilalui dengan lebih nyaman.
Pemerintah juga memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp33 miliar untuk perbaikan irigasi. Sementara itu, pada 2025 turut direalisasikan perbaikan jalan poros Malawwe–Surakan sepanjang 1,4 kilometer.
Baca Juga : Pemkab Enrekang Bergerak Cepat, Tertibkan Lapak PKL dan Bersihkan Saluran Air Cegah Banjir
Menuju Enrekang Sejahtera
Refleksi satu tahun kepemimpinan UCU–IWAN bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Enrekang dan momentum Ramadan.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras mewujudkan visi “Enrekang Sejahtera untuk Semua”.
Memasuki tahun 2026, kepemimpinan Bupati Muhammad Yusuf Ritangnga dan Wakil Bupati Andi Tenri Liwang La Tinro diharapkan mampu mengakselerasi capaian pembangunan, dengan fondasi tata kelola keuangan yang semakin sehat dan program prioritas yang semakin tepat sasaran. (*)


Komentar