MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Nyanyian ceria anak-anak Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) menyambut kedatangan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, di Shelter Puanmakari, salah satu program unggulan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang berhasil meraih PROPER Emas dua tahun berturut-turut (2023 dan 2024) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Program ini menjadi percontohan nasional dalam penguatan kapasitas perempuan dan pendampingan anak korban kekerasan berbasis komunitas.
Shelter Puanmakari menjadi simbol nyata komitmen Pertamina terhadap pengembangan inovasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Mars Ega Legowo meninjau langsung berbagai layanan yang ada di shelter tersebut, termasuk layanan psikologi tatap muka, pendampingan komunitas, serta platform psikologi daring (online) yang telah diakses luas oleh masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen tidak hanya menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga aktif membangun kesejahteraan sosial melalui penerapan prinsip ESG di setiap lini operasional. Penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup menjadi bukti kontribusi kami dalam membangun dari desa, mendorong pemerataan ekonomi, dan memberdayakan masyarakat demi masa depan yang lebih baik,” kata Mars Ega Legowo, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Senin (4/8/25).
Program Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) menjadi salah satu bagian penting dari Puanmakari. Hingga saat ini, terdapat 57 anak aktif mengikuti program SAPD dari total 160 partisipan yang telah terdata.
Program ini didukung oleh tim profesional, termasuk 2 psikolog, 1 konselor, dan 1 guru pendamping, yang secara konsisten memberikan layanan pemulihan dan penguatan mental anak-anak.
baca juga : Bright Gas Cooking Competition 2025 Pertamina Patra Niaga Digelar di Makassar
Salah satu alumni SAPD, Risma Yanti, kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin jurusan Kesehatan Masyarakat. Ia mengaku program ini mengubah hidupnya.
Dulu saya pemalu dan jarang keluar rumah. Setelah ikut SAPD, saya jadi percaya diri dan punya banyak teman. Harapan saya adik-adik bisa terus belajar dan percaya diri agar bisa meraih masa depan yang lebih baik,” sebut Risma.
Dampak positif juga dirasakan oleh orang tua murid, Wahida Rahman. Menurutnya, SAPD telah membantu anaknya menjadi lebih percaya diri dan santun.

