ENREKANG, KORANMAKASDAR.COM – Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kecamatan Cendana, Israwati, bersama jajaran Panwaslu dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar sosialisasi pengawasan pemilu di Cafe Arbas, Jumat (4/10/2024).
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tiga tim pasangan calon peserta Pilkada kabupaten Enrekang.
Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh narasumber Kepala Dinas Komunikasi, Informatika (Diskomimfo) kabupaten Enrekang, Hasbar, Camat Cendana, serta Ketua Panwaslu Israwati, membahas mengenai bahaya dari berita hoaks di tengah pemilihan umum yang sedang berlangsung.
“Kita harus sering-sering turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan dan mengedukasi tentang bahaya informasi hoaks, apalagi di musim pilkada yang sedang berlangsung di kampung kita ini,” ujar Hasbar.
Selain itu, Israwati menambahkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu agar terwujudnya keadilan dan kesetaraan dalam pemilihan umum.
“Masyarakat harus mampu memilah dan mengkritisi informasi-informasi yang hoaks, sekalipun masyarakat sebenarnya sangat banyak yang tahu. Namun, apa salahnya jika kita saling mengingatkan, karena bahayanya berita hoaks bisa berdampak besar. Kalau peluru hanya bisa membunuh satu orang, tapi berita hoaks bisa menghancurkan satu kampung,” tambah Hasbar.
Baca Juga : Diduga Melanggar Netralitas, Oknum Kepala Desa Diperiksa Bawaslu Enrekang
Acara sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjaga keadilan dan kebersihan Pilkada kabupaten Enrekang.
“Kita harus bersama-sama menjaga integritas pemilihan umum dan meminimalisir berita hoaks yang menghambat proses demokrasi,” tambah Israwati.
Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan tampak antusias mengikuti acara sosialisasi pengawasan pemilu tersebut. (ZF)


Komentar