MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar dalam menuntaskan persoalan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaannya dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026).
Dalam forum tersebut, Munafri bersama 24 kepala daerah se-Sulawesi Selatan menandatangani komitmen bersama percepatan penanganan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung target nasional.
“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen penuh dalam mengatasi persoalan sampah dan siap berkontribusi dalam pencapaian target nasional pengelolaan sampah pada 2029,” ujar Munafri.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pangkas Perjalanan Dinas hingga 70 Persen, Hemat Rp60 Miliar untuk Rakyat
Rakor ini dipimpin Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman dan turut dihadiri Deputi Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Sudijanto, yang memaparkan arah kebijakan nasional pengelolaan sampah ke depan.
Dalam pemaparannya, Ary menegaskan bahwa pemerintah menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara nasional pada tahun 2029.
Upaya tersebut mencakup penghapusan praktik open dumping serta penguatan pengelolaan dari hulu melalui pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Ia juga menyebut, capaian pengelolaan sampah di Makassar menunjukkan potensi besar untuk ditingkatkan, terutama jika transformasi sistem pengolahan dapat berjalan optimal dari hulu hingga hilir.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin telah melakukan berbagai langkah strategis.
Baca Juga : Percepat PSEL Antang, Wali Kota Munafri Konsultasi ke Pusat Dorong Pengelolaan Sampah Modern di Makassar
Di antaranya memperkuat pengelolaan sampah berbasis rumah tangga hingga tingkat RT/RW, serta melakukan pembenahan sistem di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggala dari metode open dumping menuju sanitary landfill.
Tak hanya itu, Pemkot Makassar juga mendorong inovasi melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi modern dan ramah lingkungan.
Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kualitas lingkungan serta kehidupan masyarakat. (*)


Komentar