Terima Pemkab Majene, Wali Kota Munafri Ungkap Program Unggulan dan Tata Kelola Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan strategi pembangunan dan program unggulan Pemerintah Kota Makassar saat menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (10/1/2026).

Munafri menjelaskan, Pemkot Makassar mengusung pembangunan yang berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sejumlah program konkret disampaikan, di antaranya pembebasan iuran sampah, seragam sekolah gratis, sambungan PDAM gratis, serta konsolidasi layanan digital melalui Makassar Super Apps “Lontara Plus”.

“Setiap kebijakan dan anggaran harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata. Fokus kami menjaga daya beli warga,” tegas Munafri.

Ia juga memaparkan visi pembangunan Makassar 2025–2029 sebagai kota unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, dengan penekanan pada reformasi birokrasi, penguatan ekonomi, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyinggung pengembangan sentra ekonomi baru, sport tourism, event daerah, hingga pemberdayaan pemuda melalui Makassar Creative Hub, serta perhatian khusus bagi nelayan, tenaga kesehatan, dan pendidik di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariana menyampaikan kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mempelajari praktik baik dan strategi pembangunan yang diterapkan Pemkot Makassar.

Baca Juga : Family Gathering Dishub, Wali Kota Makassar Serukan Pelayanan Publik dan Penataan Lalu Lintas

Ia menilai Makassar berhasil menunjukkan kinerja pembangunan dan inovasi pelayanan publik yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

“Kami ingin belajar langsung strategi dan kebijakan yang membuat Makassar mencatat banyak capaian dan prestasi,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antardaerah serta menjadi ruang berbagi pengalaman dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berdaya saing. (*)