Sebagai solusi jangka panjang, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) juga terus didorong. Program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif bagi kota.
Munafri menargetkan dalam beberapa bulan ke depan, sistem pengelolaan di TPA Antang sudah bertransformasi menjadi sanitary landfill.
Ia menegaskan, keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ini kerja bersama. Semua masyarakat harus terlibat agar target bisa tercapai,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, Munafri juga melakukan evaluasi terhadap sejumlah program strategis yang sedang berjalan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Sambut Kolaborasi Telkomsel, Dorong Digitalisasi Sekolah Berkelanjutan
Ia memastikan seluruh program tetap berada di jalur yang telah direncanakan dan mendorong percepatan pada sektor yang belum maksimal.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam menjadikan persoalan sampah sebagai prioritas utama, dengan pendekatan cepat, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan kota yang bersih dan sehat di masa depan. (*)


Komentar